Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bisnis

Optimisme di Tepi Pesisir Siak, Galangan Kapal Jadi Harapan Baru Anak Watan

badge-check

Bupati Siak Afni Zulkifli seusai peresmian pembangunan industri galangan kapal di Kawasan Industri Tanjung Buton. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifli seusai peresmian pembangunan industri galangan kapal di Kawasan Industri Tanjung Buton. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK- Rasa haru dan syukur menyelimuti masyarakat pesisir, Siak, saat galangan kapal PT Mitra Nusantara Shipyard di Kawasan Industri Tanjung Buton, Senin (20/4/2026), resmi beroperasi. Bagi banyak warga, kehadiran industri ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan tanda kebangkitan maritim yang telah lama dinanti.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Siak, Datuk Seri Tengku Amaruddin, dalam pernyataan pers yang diterima riaukepri.com, beliau menangkap suasana batin itu sebagai denyut harapan baru bagi anak negeri.

Datuk Seri Tengku Amaruddin menyebutkan, peresmian oleh Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menjadi simbol bahwa wilayah pesisir kembali mendapat tempat dalam peta pembangunan daerah.

“Ini bukan hanya industri, tapi juga harapan bagi masyarakat pesisir, Siak, untuk bangkit dan maju,” ujar Datuk Seri Tengku Amaruddin.

Di balik berdirinya galangan kapal tersebut, terselip cerita tentang akses yang perlahan terbuka. Jalan baru sepanjang 1,2 kilometer yang menghubungkan kawasan itu menjadi urat nadi bagi warga Sungai Rawa dan Sungai Apit, memudahkan mobilitas, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas dan merata.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan ini menghadirkan kebanggaan tersendiri. Daerah yang sebelumnya sempat sunyi kini mulai dilirik sebagai kawasan strategis investasi. Di tengah optimisme itu, LAMR Siak mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan industri dan nilai-nilai adat.

Harapan terbesar disematkan agar galangan kapal ini benar-benar menjadi “rumah” bagi anak watan, tempat mereka bekerja, tumbuh, dan berkontribusi tanpa harus meninggalkan tanah kelahiran. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan lembaga adat dinilai menjadi kunci agar pembangunan tidak tercerabut dari akar budaya Melayu.

Pesan dari Datuk Seri Tengku Amaruddin juga disampaikan melalui pantun-pantun petuah yang mengalir hangat, menggambarkan semangat kebersamaan dan doa bagi keberkahan usaha:

Adat dan industri berjalan seiring,
Sejahtera lahir dan batin.

Pantun tersebut menjadi cerminan harapan masyarakat bahwa deru mesin industri kelak tidak akan menghapus identitas, melainkan berjalan seiring dengan nilai-nilai yang telah lama dijaga.

Di tepian Selat Malaka, galangan kapal itu kini berdiri. Bukan hanya sebagai tempat membangun kapal, tetapi juga sebagai ruang baru tempat mimpi-mimpi masyarakat pesisir Siak kembali dirakit, satu demi satu.

Tonggak Awal Kebangkitan Industri

Masuknya investasi besar senilai lebih dari Rp300 miliar dari PT MNS di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), langkah awal menggeliatnya industri di Kabupaten Siak. Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, mencatat investasi tersebut mencakup pembangunan galangan kapal terpadu serta akses jalan sepanjang 1,2 kilometer di dalam kawasan industri milik Pemkab Siak yang seluruhnya dibiayai oleh pihak swasta.

Afni menyebutkan masuknya MNS menjadi tonggak awal kebangkitan sektor industri di KITB. Mantan wartawan itu optimistis akan ada investasi besar lainnya yang segera menyusul dalam waktu dekat.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ada investasi besar lainnya yang akan masuk ke KITB. Mohon doanya,” ujar Afni.

Industri Laut dan Darat

Di tengah tekanan fiskal akibat berkurangnya dana transfer pusat ke daerah, Pemkab Siak dinilai mampu bergerak cepat mencari sumber pendapatan alternatif melalui investasi. Dan Afni, sebagai bupati perempuan pertama di Siak paham betul potensi yang dimiliki kampung halamannya, baik laut maupun darat.

Selain KITB, sebagai industri maritim yang menggeliat dengan investasi galangan kapal lebih Rp 300 miliar, pelan-pelan Afni menata BUMD yang berada di darat, sektor Migas PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang sebelumnya nyaris “terlungkop” kini berhasil bangkit dari kerugian sekitar USD14 juta pada 2024, sekarang berdiri tegak dengan mengukir keuntungan hingga Rp100 miliar pada awal 2026.

Geliat dua BUMD, yakni BSP di sektor migas dan KITB di sektor industri maritim, menjadi indikator potensi besar Siak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik dari darat maupun laut.

Luar Biasa

Mulai menggeliatnya industri maritim di Siak, Ketua Kadin Riau Masuri, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menghadirkan investasi besar di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu merupakan langkah strategis. “Ini pencapaian luar biasa,” katanya.

Berinvestasinya investor di KITB senilai Rp 300 miliar lebih ini, kata Masuri, bukan persoalan mudah untuk meyakinkan investor. Jelas, kenyamanan, keamanan dan kepastian yang “dihidangkan” Afni kepada investor menjadi daya tarik dan mendedahkan pintu masuk bagi investor lainnya ke KITB. “Kalau kepercayaan terbangun, investor pasti datang. Ini sinyal positif bagi masa depan Siak,” ungkap Masuri.

Kehadiran industri galangan kapal di KITB bermuara pada signifikan terhadap perekonomian daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sedangkan di hilirnya, Afni menyebutkan saat ini sudah ada dua perusahaan lain yang menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam waktu dekat di negeri matahari timur itu. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kunjungi Negeri Istana, Kabupaten Siak Sri Indrapura. Danlanal Dumai Perkuat Sinergi Hadirkan Pengabdian

13 Okt 2026 - 09:56 WIB

Kunjungi Negeri Istana, Kabupaten Siak Sri Indrapura. Danlanal Dumai Perkuat Sinergi Hadirkan Pengabdian

Bupati Afni Setujui Nama Syarwan Hamid Diabadikan untuk Nama Ruas Jalan

12 Okt 2026 - 19:16 WIB

Bupati Afni Setujui Nama Syarwan Hamid Diabadikan untuk Nama Ruas Jalan

Wawancara Khusus dengan Bupati Afni Zulkifli: Siak Bukan Sekadar Nama di Atas Peta, Hak Rakyat Wajib Diperjuangkan

12 Okt 2026 - 17:20 WIB

Wawancara Khusus dengan Bupati Afni Zulkifli: Siak Bukan Sekadar Nama di Atas Peta, Hak Rakyat Wajib Diperjuangkan

HUT Siak 2026, Pemkab Serahkan Rp299,95 Juta untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi

12 Okt 2026 - 14:02 WIB

HUT Siak 2026, Pemkab Serahkan Rp299,95 Juta untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah

12 Okt 2026 - 13:06 WIB

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah
Trending di Bisnis