Menu

Mode Gelap
Hari Mangrove Sedunia 2026, Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama Polres Bengkalis Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Satpol PP TA 2021–2022 Kemunculan Harimau Sumatra di Sungai Api Panjang Bintan Raih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI, Bukti Keberhasilan Pengendalian Penyakit Upaya Peningkatan Deviden dan PAD tak Pernah Berhenti, Direktur SPR Haris Kampay Teken MoU di Bidang Kelistrikan dengan PT AJA Di Antara Nisan Para Tokoh, LAMR Bengkalis Meneguhkan Janji Tak Melupakan Sejarah Negeri

Riau

Kepala SKK Migas dan BPKP Ikut Menakar, Bupati Siak Menentukan Calon Direktur BSP

badge-check

Dua calon direktur PT. BSP foto bersama usai wawancara di SKK Migas. (Foto: ist) Perbesar

Dua calon direktur PT. BSP foto bersama usai wawancara di SKK Migas. (Foto: ist)

RiauKepri.com, JAKARTA- Transparansi dan profesionalitas pemilihan Calon Direktur BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP) sampai ke titik final. Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si melaksanakan tes wawancara bagi dua kandidat yang tersisa untuk memimpin salah satu BUMD terstrategis di Provinsi Riau itu.

Tidak sendiri, wawancara melibatkan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, setelah sebelumnya dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Dr. Evenri Sihombing, SE. Wawancara final bertempat di lantai 39 Gedung Wisma Mulia, Senin, (18/5) siang. Di markas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Gas Bumi (SKK Migas) itu, dua kandidat Robi Junipa dan Muttaqin kompak berjalan beriringan.

“Mohon doanya, semoga semuanya lancar,” ujar mereka singkat sambil terus berjalan menuju ruangan.

Robi dan Muttaqin memang berada diujung lintasan panjang. Mereka berdua berhasil menyisihkan delapan pelamar lainnya. Menjadi harapan baru perbaikan dan optimalisasi pendapatan asli daerah dari sektor migas.

Ini adalah babak penentuan. Wawancara akhir di hadapan Bupati Siak Dr. Afni, Z, yang didampingi oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, menjadi proses pamungkas. Staf yang tidak berkepentingan dilarang masuk, hanya beberapa catatan yang menampilkan angka-angka produksi, proyeksi lifting, dan strategi optimalisasi Blok CPP (Coastal Plains and Pekanbaru).

Sebagai pemegang saham, Bupati Siak turun langsung menguji kelayakan para calon nakhoda. Kehadiran Kepala SKK Migas disisinya menegaskan bahwa seleksi ini tidak hanya mencari pemimpin yang paham dinamika daerah, tetapi juga harus selaras dengan regulasi dan target ketahanan energi nasional.

“Ini bukan sekedar wawancara biasa. Ini pertama kali kita lakukan dalam pemilihan calon Dirut BSP melibatkan PPM yang memang sudah teruji, sesuai saran para pihak. Meskipun keputusan akhir berada ditangan Bupati Siak, namun kami ingin mendapatkan masukan juga dari kepala SKK Migas, agar proses ini berjalan fair dan mendapatkan calon Dirut yang siap dengan tantangan yang hari ini sedang dihadapi BSP,” ujar Afni saat ditemui setelah proses wawancara.

Afni bersama Djoksis (sapaan akrab Kepala SKK Migas ) kabarnya mencecar kedua kandidat dengan pertanyaan-pertanyaan tajam seputar efisiensi operasional, kontribusi terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah), eksplorasi agresif, hingga komitmen menaikkan lifting sebagai kontribusi energi Nasional.

Minggu lalu keduanya juga mendapatkan pertanyaan tajam dari Bupati Siak dan Kepala perwakilan BPKP Provinsi Riau Dr. Evenri Sihombing, SE. Bertempat di Kantor BSP Gedung Surya Dumai Pekanbaru, keduanya dicecar terkait komitmen mereka terhadap implementasi Good Corporate Governance (GCG). Kiat-kiat mereka dalam merapikan struktur BSP yang hari ini dianggap terlalu gemuk juga tak luput dibedah.

“Hari ini kami ingin tahu seberapa jelas visi, misi dan keberanian mereka dalam melakukan re-organisasi di tubuh BSP. Kami sengaja melibatkan kepala BPKP supaya proses ini transparan. Dua calon Dirut ini juga mendapatkan masukan terkait komitmen mereka dalam penerapan GCG. Kami ingin BSP ke depan benar-benar berubah menuju ke arah yang lebih baik,” ujar Afni minggu lalu.

Dua Karakter, Satu Tujuan

Meskipun isi ruang rapat terkunci rapat dari telinga luar, profil kedua kandidat sudah menjadi buah bibir di kalangan internal industri hulu migas. Robi yang memiliki Background sarjana geofisika telah lama malang melintang berkarir di perusahaan pelat merah pertamina. Sedangkan Muttaqin adalah nahkoda PT BSP Zapin yang merupakan anak kandung BSP. Berdasarkan hasil analisa asesor PPM Manjemen Jakarta keduanya memiliki komitmen yang jelas terhadap masa depan BSP.

Menanti Ketukan Palu

Hingga matahari mulai condong ke barat di ufuk Jakarta, suasana di Wisma Mulia perlahan kembali mencair. Satu per satu kandidat keluar dari ruangan wawancara dengan raut wajah yang campur aduk, lega namun tetap penuh harap.

Bupati Afni kini membawa pulang catatan-catatan penting dari proses penajaman visi-misi tersebut. Rekomendasi dari ruangan tertutup ini akan menjadi poin mutlak bagi Bupati perempuan pertama Siak ini dalam memilih calon nahkoda baru yang akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Inilah salah satu proses pemilihan Direktur BUMD paling profesional karena melibatkan para pihak berkompeten di bidangnya.

Wisma Mulia sore itu mungkin kembali tenang, namun bagi masyarakat Siak khususnya, dan industri migas tanah air umumnya, detak jantung justru sedang berpacu lebih cepat menunggu pengumuman resmi. Siapakah dari kedua putra daerah terbaik Riau itu yang akan memimpin BSP menuju era baru? Mari kita tunggu. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Upaya Peningkatan Deviden dan PAD tak Pernah Berhenti, Direktur SPR Haris Kampay Teken MoU di Bidang Kelistrikan dengan PT AJA

28 Juli 2026 - 14:18 WIB

Di Antara Nisan Para Tokoh, LAMR Bengkalis Meneguhkan Janji Tak Melupakan Sejarah Negeri

28 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kolaborasi LAMR-FH UIR Perkuat Kajian Hukum Adat Melayu

28 Juli 2026 - 11:33 WIB

152,3 Km Jalan Kabupaten Siak Ditangani dan Libatkan CSR Perusahaan

28 Juli 2026 - 07:37 WIB

LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan

27 Juli 2026 - 16:52 WIB

Trending di Pekanbaru