RiauKepri.com, SIAK– Di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut tidak mudah, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, memastikan Pemerintah Kabupaten Siak tetap berupaya mempertahankan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan, termasuk bagi para pendidik PAUD.
Hal itu disampaikan Afni saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD Himpaudi) Kabupaten Siak masa bhakti 2026-2030 di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat, Rabu (20/5/2026).
Di hadapan para guru PAUD, Afni berbicara terbuka soal kondisi daerah saat ini. Ia mengaku pemerintah masih berusaha mempertahankan berbagai dukungan untuk sektor pendidikan meski di tengah keterbatasan.
“Jangan tanya kapan naiknya dulu ya buk, dapat bertahan saja sudah alhamdulillah saat ini. Insyaallah kami tetap pertahankan itu. Mudah-mudahan kalau meningkat PAD kabupaten kita, kesejahteraan para pendidik termasuk PAUD juga bisa kita tingkatkan,” ujar Afni disambut tepuk tangan peserta.
Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Siak dipimpin Zuraida bersama jajaran resmi dilantik langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Provinsi Riau Aida Malikha yang ditandai penyerahan bendera Himpaudi.
Afni mengatakan hingga kini anggaran pendidikan di Kabupaten Siak masih berada di atas 20 persen. Menurutnya, pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah berbagai penyesuaian anggaran.
“Anggaran pendidikan kita di atas 20 persen, artinya pendidikan tetap menjadi prioritas kita,” katanya.
Bunda PAUD Kabupaten Siak itu juga mengungkapkan dirinya telah dua kali mendatangi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk bertemu langsung dengan menteri dan jajaran direktorat guna memperjuangkan berbagai kebutuhan pendidikan di Siak.
Selain revitalisasi sekolah, Afni menyebut pemerintah juga membahas bantuan rehabilitasi ruang belajar dan kebutuhan pendidikan lainnya yang berbasis data valid dari daerah.
“Karena itu nanti kami mohon dari pengurus Himpaudi kabupaten kalau bisa kita sinergi terus dengan Dinas Pendidikan kami agar datanya valid. Jadi segala sesuatu di pusat itu berbasis data,” ujarnya.
Ketua PD Himpaudi Kabupaten Siak, Zuraida, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Ia menegaskan kepengurusan baru tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak.
“Kami sebagai ketua dan pengurus yang baru tidak akan bisa melaksanakan tugas yang berat ini tanpa kerja sama semua pihak,” ungkapnya.
Zuraida juga menitipkan pesan menyentuh kepada para guru PAUD di seluruh kecamatan agar tetap menjadi pendidik yang ikhlas dalam mendampingi anak-anak usia dini.
“Anak-anak usia dini yang saat ini tumbuh dan berkembang di Kabupaten Siak adalah generasi emas dan penerus cita-cita bangsa,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PW Himpaudi Provinsi Riau Aida Malikha mengatakan Himpaudi saat ini terus memperjuangkan kesetaraan PAUD formal dan nonformal melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
“Sekarang kita terus berjuang, sehingga tidak ada lagi dikotomi antara PAUD formal dan nonformal,” sebutnya.
Aida juga mengungkapkan sejak pandemi Covid-19 banyak lembaga PAUD di Riau yang tutup sehingga diperlukan pendataan ulang untuk memetakan kondisi terkini pendidikan anak usia dini di daerah. (RK1)







