Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 3 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ketua PWI Tanjungpinang Dorong RSUD RAT Perkuat Keterbukaan Informasi Layanan Kesehatan Sekcam, Lurah, Bersama Warga dan RT 1, 2 dan RW 3, 4, Goro Bersihkan Lokasi TPQ Al Muttaqin Karang Taruna Kota Batam Bersama KPA dan BPJS Kesehatan Gelar Edukasi Bahaya HIV/AIDS, Sosialisasikan BPJS Kesehatan Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Jajaran Polsek Kundur Kibarkan Bendera Merah Putih di Rumah Warga dan Pengendara Bermotor Ambulans untuk IKRAB Duri, Bukti Komitmen CSR BRK Syariah bagi Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

Siak

Curhat Bupati Siak di Hadapan Guru PAUD: Bertahan Saja Sudah Alhamdulillah

badge-check

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli,  melantik Pengurus Daerah PD Himpaudi Kabupaten Siak masa bhakti 2026-2030 di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, melantik Pengurus Daerah PD Himpaudi Kabupaten Siak masa bhakti 2026-2030 di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK– Di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut tidak mudah, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, memastikan Pemerintah Kabupaten Siak tetap berupaya mempertahankan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan, termasuk bagi para pendidik PAUD.

Hal itu disampaikan Afni saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD Himpaudi) Kabupaten Siak masa bhakti 2026-2030 di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat, Rabu (20/5/2026).

Di hadapan para guru PAUD, Afni berbicara terbuka soal kondisi daerah saat ini. Ia mengaku pemerintah masih berusaha mempertahankan berbagai dukungan untuk sektor pendidikan meski di tengah keterbatasan.

“Jangan tanya kapan naiknya dulu ya buk, dapat bertahan saja sudah alhamdulillah saat ini. Insyaallah kami tetap pertahankan itu. Mudah-mudahan kalau meningkat PAD kabupaten kita, kesejahteraan para pendidik termasuk PAUD juga bisa kita tingkatkan,” ujar Afni disambut tepuk tangan peserta.

Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Siak dipimpin Zuraida bersama jajaran resmi dilantik langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Provinsi Riau Aida Malikha yang ditandai penyerahan bendera Himpaudi.

Afni mengatakan hingga kini anggaran pendidikan di Kabupaten Siak masih berada di atas 20 persen. Menurutnya, pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah berbagai penyesuaian anggaran.
“Anggaran pendidikan kita di atas 20 persen, artinya pendidikan tetap menjadi prioritas kita,” katanya.

Bunda PAUD Kabupaten Siak itu juga mengungkapkan dirinya telah dua kali mendatangi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk bertemu langsung dengan menteri dan jajaran direktorat guna memperjuangkan berbagai kebutuhan pendidikan di Siak.

Selain revitalisasi sekolah, Afni menyebut pemerintah juga membahas bantuan rehabilitasi ruang belajar dan kebutuhan pendidikan lainnya yang berbasis data valid dari daerah.

“Karena itu nanti kami mohon dari pengurus Himpaudi kabupaten kalau bisa kita sinergi terus dengan Dinas Pendidikan kami agar datanya valid. Jadi segala sesuatu di pusat itu berbasis data,” ujarnya.

Ketua PD Himpaudi Kabupaten Siak, Zuraida, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Ia menegaskan kepengurusan baru tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak.

“Kami sebagai ketua dan pengurus yang baru tidak akan bisa melaksanakan tugas yang berat ini tanpa kerja sama semua pihak,” ungkapnya.

Zuraida juga menitipkan pesan menyentuh kepada para guru PAUD di seluruh kecamatan agar tetap menjadi pendidik yang ikhlas dalam mendampingi anak-anak usia dini.
“Anak-anak usia dini yang saat ini tumbuh dan berkembang di Kabupaten Siak adalah generasi emas dan penerus cita-cita bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PW Himpaudi Provinsi Riau Aida Malikha mengatakan Himpaudi saat ini terus memperjuangkan kesetaraan PAUD formal dan nonformal melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

“Sekarang kita terus berjuang, sehingga tidak ada lagi dikotomi antara PAUD formal dan nonformal,” sebutnya.

Aida juga mengungkapkan sejak pandemi Covid-19 banyak lembaga PAUD di Riau yang tutup sehingga diperlukan pendataan ulang untuk memetakan kondisi terkini pendidikan anak usia dini di daerah. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi

2 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Dinsos Siak Selidiki Dugaan Eksploitasi Tiga Anak yang Dipaksa Mengemis

31 Juli 2026 - 15:19 WIB

Bupati Siak Pimpin Penanaman 5.050 Pohon di 15 Km Jalan Siak-Dayun

30 Juli 2026 - 14:08 WIB

Bupati Siak: PT BSP Marwah Daerah untuk Kedaulatan Energi Nasional

29 Juli 2026 - 21:28 WIB

LAMR Siak Ajak Masyarakat Doakan Warisan Budaya Siak pada Sidang Cagar Budaya Nasional

29 Juli 2026 - 19:27 WIB

Trending di Siak