RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berpotensi mengalami hujan ringan pada Ahad, 5 Juli 2026. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan pelayaran antarpulau.
Di Kota Tanjungpinang, cuaca diperkirakan didominasi berawan hingga hujan ringan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga malam, kondisi cuaca berangsur membaik dengan langit cerah berawan. Suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius.
Untuk Kota Batam, hujan ringan berpotensi turun pada pagi hingga siang hari. Cuaca diprakirakan berubah menjadi berawan pada sore hingga malam dengan suhu udara antara 27–30 derajat Celsius.
Sementara itu, Kabupaten Bintan diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal disertai peluang hujan ringan pada pagi hari. Memasuki siang hingga malam, cuaca cenderung berawan dengan suhu udara berkisar 27–30 derajat Celsius.
Di Kabupaten Karimun, BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi sejak pagi hingga siang hari. Kondisi cuaca berangsur cerah pada sore hari, meski langit masih didominasi awan pada malam hari.
Untuk Kabupaten Lingga, cuaca diprediksi berawan hingga hujan ringan pada pagi dan siang. Memasuki sore, cuaca mulai cerah, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai kemungkinan hujan lokal.
Di wilayah Kabupaten Natuna, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi sejak pagi hingga siang, bahkan berpotensi disertai petir di beberapa lokasi pada periode tertentu. Warga, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
Sementara di Kabupaten Kepulauan Anambas, hujan ringan hingga hujan disertai petir diprakirakan berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari sebelum cuaca kembali berawan pada malam hari.
Secara umum, suhu udara di wilayah Kepri berkisar antara 25–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni sekitar 70 hingga 95 persen.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru, terutama bagi nelayan, operator transportasi laut, dan warga yang memiliki aktivitas di wilayah pesisir maupun perairan, mengingat potensi hujan disertai angin kencang dapat terjadi secara lokal. (red)







