RiauKepri.com, MERANTI – Keluhan mengenai pelayanan kesehatan di wilayah Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, menjadi perhatian publik setelah sebuah unggahan di media sosial Facebook viral pada Kamis (16/7/2026).
Unggahan tersebut berasal dari akun Facebook bernama Bobi Sugara yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan tenaga kesehatan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan Pos Kesehatan Terpadu (Postu) di Desa Putri Puyu.
Dalam unggahannya, Bobi Sugara menyebut tenaga medis yang bertugas kerap tidak berada di tempat pada malam hari ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan. Ia juga menuliskan bahwa warga terkadang harus meminta bantuan tenaga medis dari desa lain karena petugas yang bertugas disebut sering pulang ke Bengkalis.
Unggahan tersebut mendapat perhatian warganet. Hingga saat dipantau, unggahan itu telah memperoleh sekitar 200 tanda suka (like), puluhan kali dibagikan, serta mendapat sejumlah komentar dari pengguna media sosial. Dalam unggahan tersebut juga terlihat foto yang memperlihatkan seorang warga sedang terbaring lemah didampingi anggota keluarganya.
Berikut kutipan isi unggahan tersebut:
“Sungguh miris, sangat susah karena tenaga medis yang ditugaskan di Desa Putri Puyu sering tidak ada di Postu atau Poskesdes pada malam hari saat masyarakat sakit. Tenaga medis sering pulang kampung di Bengkalis. Kadang jika sakit minta bantu tenaga medis desa sebelah. Padahal Postu dan Poskesdes sudah bagus. Miris sungguh miris. Inilah yang sering terjadi.”
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti maupun pihak Puskesmas Tasik Putri Puyu terkait kebenaran informasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut. Media juga masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan. (RK12).








