Menu

Otomatis
Breaking News

Meranti

Dua Hari Menghilang, Danposal Selatpanjang: Empat Metode Pencarian Sudah Dilakukan

badge-check

Dua Hari Menghilang, Danposal Selatpanjang: Empat Metode Pencarian Sudah Dilakukan Perbesar

RiauKepri .com, MERANTI-Tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap Bima Zulkarnain (28), korban yang masih dinyatakan hilang setelah kecelakaan laut antara SB Eagle 11 dan SB Four Brother 03 di Perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Pencarian hari kedua atau H-2 dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB. Hingga pencarian dihentikan sementara, korban belum ditemukan.

Dijelaskan Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji melalui Danposal Selatpanjang, Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, dalam laporan menyebutkan bahwa tim SAR gabungan telah menerapkan empat metode pencarian di lokasi kejadian.

Empat metode tersebut meliputi penyisiran permukaan, deteksi bawah air, metode trawl jangkar, serta penyebaran informasi kepada kelompok nelayan di sekitar lokasi kejadian.

Penyisiran permukaan dilakukan menggunakan RIB Basarnas 0303 “Gurindam” dengan pola zig-zag dalam radius 2 nautical mile (NM) dari titik kejadian. Sementara itu, deteksi bawah air dilakukan menggunakan alat AQUAE, namun hasilnya nihil.

Tim juga melakukan penyisiran dasar perairan dengan metode trawl jangkar menggunakan dua unit kapal pompong nelayan. Upaya tersebut juga belum menemukan korban.

Selain pencarian langsung di lokasi, tim SAR gabungan menyebarkan informasi kepada kelompok nelayan di sekitar Perairan Selat Air Hitam. Nelayan diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda atau keberadaan korban.

Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi pada Kamis, 3 September 2026. Sekitar pukul 13.00 WIB, SB Eagle 11 berangkat dari Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton, Kabupaten Siak, menuju Bengkel Akian di Selatpanjang untuk melakukan perbaikan busi kapal.

Setelah perbaikan selesai sekitar pukul 15.00 WIB, kapal kemudian bertolak menuju salah satu APMS di Selatpanjang untuk mengisi bahan bakar.

Sekitar 10 menit setelah berlayar, SB Eagle 11 mengalami tabrakan dengan SB Four Brother 03 di Perairan Selat Air Hitam. Kapal tersebut disebut datang dari arah lambung sebelah kiri SB EAGLE 11.

Setelah kejadian, SB Eagle 11 menurunkan handle kapal. Lima orang kru kemudian melihat ke arah kiri luar kapal dan mendapati SB Four Brother 03 dalam kondisi terbalik.

Sekitar satu menit kemudian, anggota Satpolairud Polres Kepulauan Meranti tiba di lokasi dan melakukan upaya penyelamatan terhadap kru SB Four Brother 03. Namun, upaya tersebut belum berhasil menemukan korban maupun menyelamatkan kapal.

Dalam proses pencarian awal, petugas menemukan sejumlah barang yang mengapung di permukaan air, yakni satu unit kursi kapal berwarna biru hitam, tiga buah busa alas kursi berwarna cokelat, satu buah busa alas kursi berwarna merah, satu buah lifebuoy berwarna oranye, satu buah life jacket berwarna oranye, satu buah kayu palet berwarna biru, serta sepasang sandal hitam merek Mackers.

Lokasi kejadian berada di Perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada koordinat N 1.0205° dan E 102.7066°.

Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto menyampaikan bahwa pencarian dihentikan sementara pada Jumat pukul 17.30 WIB.

Penghentian sementara dilakukan karena SB Four Brother 03 telah tenggelam sehingga proses pencarian menjadi lebih sulit dan membutuhkan dukungan tim penyelam.

“Pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya,” demikian laporan Danposal Selatpanjang.

Pencarian melibatkan personel SAR Selatpanjang, Pos TNI AL Selatpanjang, Polairud Polres Kepulauan Meranti, ABK SB Eagle 11, serta pihak keluarga korban.

Adapun peralatan yang digunakan dalam pencarian meliputi RIB 0303 “Gurindam”, alat AQUAE, dan jangkar.

Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Bima Zulkarnain, laki-laki berusia 28 tahun, beralamat di Parit 1, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Terima Ada Kecelakan Laut, Tim SAR Gabungan Respon Cepat 

4 Sep 2026 - 12:15 WIB

Terima Ada Kecelakan Laut, Tim SAR Gabungan Respon Cepat 

Bhabinkamtibmas Cek Budidaya Lele P2B Bumdes Desa Batin Suir, Dukung Ketahanan Pangan

4 Sep 2026 - 11:53 WIB

Bhabinkamtibmas Cek Budidaya Lele P2B Bumdes Desa Batin Suir, Dukung Ketahanan Pangan

Prestasi Gemilang Datang Dari Polres Meranti

3 Sep 2026 - 19:20 WIB

Prestasi Gemilang Datang Dari Polres Meranti

Polsek Tebingtinggi, Pengecekan Lahan Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan di Selatpanjang Kota

3 Sep 2026 - 14:10 WIB

Polsek Tebingtinggi, Pengecekan Lahan Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan di Selatpanjang Kota

Rp307 Juta Melayang,Terduga Pelaku Janjikan Lolos Polri

3 Sep 2026 - 06:13 WIB

Rp307 Juta Melayang,Terduga Pelaku Janjikan Lolos Polri
Trending di Meranti