Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

30 Dokter Muda Mengabdi di Riau, Diminta Hadir dengan Senyum

badge-check

SF Hariyanto, Plt Gubernur Riau. (Foto: ist) Perbesar

SF Hariyanto, Plt Gubernur Riau. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU— Sebelum menyentuh pasien dengan ilmu kedokterannya, 30 dokter muda yang mulai mengabdi di Riau diminta terlebih dahulu menyentuh sisi kemanusiaan pasien, menyapa dengan ramah dan melayani dengan senyum.

Pesan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto saat menerima 30 peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan III Tahun 2026 di Pekanbaru, Kamis (1/10/2026).

Puluhan dokter muda lulusan berbagai perguruan tinggi itu akan menjalani masa pengabdian selama satu tahun di fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kuantan Singingi.

Mereka ditempatkan di tiga rumah sakit rujukan, yakni RSUD Arifin Achmad (Ibnu Sina) Pekanbaru, RSD Madani Pekanbaru, dan RSUD Kuantan Singingi di Teluk Kuantan.

Bagi pemerintah daerah, kehadiran mereka bukan sekadar menambah jumlah tenaga medis. Puluhan dokter muda itu diharapkan ikut membantu pasien yang selama ini harus menunggu dalam antrean pelayanan kesehatan.

“Kehadiran adik-adik dokter internship ini akan sangat membantu memperkuat layanan, mengurangi antrean, dan mempercepat penanganan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan tempat mereka ditugaskan,” kata SF Hariyanto.

Dalam menjalankan tugasnya, para dokter muda tersebut akan menjalani rotasi selama enam bulan di rumah sakit dan enam bulan di puskesmas.

Di rumah sakit, mereka akan mendapat pengalaman menangani pelayanan klinis rujukan. Sementara di puskesmas, mereka akan berhadapan lebih dekat dengan pelayanan kesehatan primer dan masyarakat di tingkat dasar.

Namun, di balik tuntutan kompetensi medis itu, SF Hariyanto mengingatkan satu hal sederhana yang kerap menjadi bagian penting dari pengalaman seorang pasien: bagaimana mereka diperlakukan ketika datang berobat. “Berikan pelayanan yang humanis, ramah, dan berkualitas,” pesannya.

Ia juga meminta para dokter muda menjunjung tinggi kode etik profesi serta menghormati nilai dan budaya masyarakat setempat.

Program Internship Dokter Indonesia merupakan program wajib bagi lulusan baru kedokteran untuk memantapkan kompetensi sebelum memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) definitif.

Kini, 30 dokter muda itu memulai babak baru perjalanan profesinya di Riau. Setahun ke depan, bukan hanya ilmu kedokteran yang akan diuji, tetapi juga bagaimana mereka hadir di tengah pasien sebagai seorang dokter yang mampu memberi rasa tenang, bahkan lewat sebuah sapaan dan senyum. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dari Bengkel Pelatihan BSP, Pemuda Desa Menatap Dunia Kerja

30 Sep 2026 - 09:44 WIB

Dari Bengkel Pelatihan BSP, Pemuda Desa Menatap Dunia Kerja

Bupati Roby Hadiri RUPS-LB BRK Syariah, Jajaran Pemegang Saham Sepakati Nama Calon Pengurus Bank

29 Sep 2026 - 08:17 WIB

Bupati Roby Hadiri RUPS-LB BRK Syariah, Jajaran Pemegang Saham Sepakati Nama Calon Pengurus Bank

RUPSLB BRK Syariah Tetapkan Calon Pengurus Bank, Selanjutnya Diajukan ke OJK

28 Sep 2026 - 20:36 WIB

RUPSLB BRK Syariah Tetapkan Calon Pengurus Bank, Selanjutnya Diajukan ke OJK

PT BSP Tuntaskan Rehabilitasi DAS Seluas 772 Hektare di Taman Nasional Tesso Nilo

28 Sep 2026 - 12:01 WIB

PT BSP Tuntaskan Rehabilitasi DAS Seluas 772 Hektare di Taman Nasional Tesso Nilo

Pesta Gol 10-0! Tim Bola Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen di Piala Rektor Cup UNRI 2026

27 Sep 2026 - 12:57 WIB

Pesta Gol 10-0! Tim Bola Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen di Piala Rektor Cup UNRI 2026
Trending di Pekanbaru