RiauKepri.com, JAKARTA- PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) memperkuat sinergi strategis dalam penyediaan dan pemanfaatan gas untuk mendukung keandalan operasional serta mendorong efisiensi biaya BSP.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi Direktur BSP, Robi Junipa dengan jajaran Pertagas di Kantor Pertagas, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Pertagas, Indra Pehulisa Sembiring di ruang kerjanya. Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang penjajakan untuk mengembangkan skema kerja sama gas yang lebih kompetitif, fleksibel, dan berkelanjutan.
Robi Junipa mengatakan, kebutuhan terhadap pasokan gas yang andal merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan operasional. Karena itu, pembahasan dengan Pertagas tidak hanya diarahkan pada aspek pasokan, tetapi juga bagaimana menciptakan struktur komersial yang memberikan efisiensi dan nilai tambah bagi perusahaan.
“Kami ingin memastikan kebutuhan gas BSP dapat dipenuhi dengan pasokan yang andal, skema yang kompetitif, dan biaya yang semakin efisien. Ini bukan hanya soal supply, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun skema kerja sama yang memberikan value terbaik dan berkelanjutan,” ujar Robi Junipa.
Dalam pertemuan tersebut, BSP dan Pertagas membahas sejumlah aspek strategis, mulai dari reliability penyaluran gas, volume pasokan, delivery point, hingga optimalisasi biaya. Kedua pihak juga mengeksplorasi berbagai opsi commercial optimization untuk mendapatkan struktur biaya gas yang lebih kompetitif.
Selain itu, BSP mendorong penjajakan skema komersial yang mampu memberikan competitive gas pricing, supply certainty, dan fleksibilitas volume sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Menurut Robi Junipa, efisiensi menjadi salah satu perhatian penting perusahaan dalam menghadapi kebutuhan operasional ke depan.
“Setiap peluang efisiensi harus kita lihat secara serius. Jika dapat dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi, tentu akan memberikan dampak positif terhadap operasional dan kinerja perusahaan. Kami berharap pembahasan ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret,” katanya.
Tak berhenti pada pemenuhan kebutuhan gas, BSP dan Pertagas juga membuka peluang memperluas kerja sama ke berbagai bidang, termasuk aspek operasional, pemanfaatan infrastruktur, serta pengembangan bisnis gas.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi kedua perusahaan sekaligus mendukung penguatan ekosistem energi di wilayah operasi BSP.
“Kami melihat Pertagas sebagai mitra strategis. Harapannya, komunikasi dan penjajakan yang dilakukan hari ini dapat menjadi fondasi bagi kerja sama jangka panjang yang semakin kuat, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak,” tutup Robi Junipa. (RK1/*)









