RiauKepri.com, SIAK- Bupati Siak Afni Zulkifli geram melihat perilaku warga yang masih membuang sampah sembarangan di KM 7, Perawang. Padahal, baru saja sampah yang menumpuk di sana dibersihkan. Melalui akun Facebook pribadinya, Afni bahkan mengumumkan sayembara terbuka bagi siapa saja yang bisa merekam aksi pelanggaran tersebut.
“Perilaku buruk. Baru dibersihkan, sudah buang sampah lagi di tengah jalan, padahal tong sampah ada dan masih kosong,” tulisnya, Senin (16/6/2025).
Untuk memerangi kebiasaan buruk tersebut, Bupati Afni menyatakan akan memberikan hadiah bagi masyarakat yang berhasil mendapatkan foto atau video pelaku yang membuang sampah sembarangan. Langkah ini ia sebut sebagai bentuk apresiasi dan dorongan untuk membangun budaya sadar lingkungan.
“Saya buat sayembara, jika ada yang bisa mendapatkan foto atau video oknum warga yang membuang sampah sembarangan macam gini, akan saya kasi hadiah sebagai ucapan terima kasih,” ujarnya.
Langkah Tegas dan Terukur
Tidak hanya itu, Afni juga memerintahkan jajarannya untuk mengambil langkah-langkah serius. Ia menegaskan bahwa penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah harus segera dijalankan.
“Jika sudah ada Perda soal sampah, lakukan penindakan pelanggaran Perda yang tegas,” katanya.
Ia juga menginstruksikan camat dan lurah untuk melakukan sosialisasi secara intens kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, Satpol PP diminta berjaga di lokasi-lokasi rawan pembuangan sampah dan siap melakukan teguran maupun tindakan sesuai aturan.
“Satpol PP tolong berjaga di lokasi, piket kalau perlu. Kalau ada yang buang sampah sembarangan, tegur dan tindak sesuai aturan,” pinta Afni.
Sampah Bisa Jadi Berkah
Afni menekankan bahwa kesadaran lingkungan adalah hal mendasar yang harus ditanamkan di tengah masyarakat. Ia menyebutkan, persoalan sampah akan menjadi pembahasan serius usai kegiatan retreat pemerintah daerah dalam waktu dekat.
“Kita bahas soal perilaku sadar lingkungan ini secara serius sepulang retreat. Sampah jika tidak dikelola akan jadi bencana. Jika dikelola, sampah juga bisa mendatangkan berkah,” ucap Afni.
Komenter Warganet
Pemilik akun Fitri Wahyu Ningsih mengemontari postingan Afni ini dengan mengatakan, sebetulnya sampah mau dimasukkan, buk (Afni), tetapi tongnya penuh dan sangat cepat penuh dikarenakan titik pembuangan sampah hanya ada 2, yakni KM 4 dan KM 7, lokasi ini.
“Sebaiknya TPS dibuat jarak di tiap kilometer penduduk, Bu. Dikarenakan di Tualang ini padat penduduk,” saran Fitri.
Utk aliran limbah yang mengalir di sekitar sampah, kata Fitri, juga datang dari penduduk sekitar. “Mohon dibantu mengatasinya Bu Afni Z,” ucap Fitri.
Sementara itu, pemilik akun bernama Nurhadi mengomentari postingan Bupati Afni dengan bencanda. “Perlu dikirim ke barak militer ini kayaknya, Buk.” (RK1)







