Menu

Mode Gelap
Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bengkalis, Polres Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis

Riau

Gubri Tinjau Koperasi Merah Putih, Warga Desa Bisa Belanja Murah dan Tarik Tunai Tanpa ke Kota

badge-check

Gubri Abdul Wahid saat meninjau koperasi merah putih di Kampar. Perbesar

Gubri Abdul Wahid saat meninjau koperasi merah putih di Kampar.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Gubernur Riau, Abdul Wahid, meninjau langsung Koperasi Merah Putih di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Senin (21/7/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Riau memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui koperasi yang menyediakan kebutuhan pokok hingga layanan keuangan.

Koperasi Merah Putih kini menjadi harapan baru warga desa. Di tempat ini, masyarakat tidak hanya bisa membeli sembako dengan harga terjangkau, tetapi juga bisa setor tunai, tarik tunai, transfer bank, bayar tagihan, bahkan mengajukan KUR, semuanya tanpa harus ke kota.

“Harga gas LPG di sini hanya Rp22 ribu, lebih murah dari pasaran yang Rp24 ribu. Ini sangat membantu warga,” ujar Gubri Wahid.

Menurutnya, koperasi ini secara nyata memangkas rantai distribusi barang yang selama ini membuat harga melonjak. Barang-barang pokok kini datang langsung dari distributor yang bekerja sama dengan BUMN.

Gubri menegaskan pentingnya koperasi dikelola secara profesional dan transparan agar bisa bertahan dan dipercaya masyarakat. Ia berharap koperasi tak hanya ramai saat peluncuran, tapi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi warga desa.

“Koperasi ini dibangun atas asas kekeluargaan. Kalau pengurus dan anggota saling terbuka dan jujur, maka koperasi bisa langgeng dan manfaatnya terus dirasakan,” katanya.

Saat ini, sudah ada 1.861 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh Riau. Pemprov Riau, melalui dinas terkait, juga terus memberi dukungan berupa pelatihan, alat operasional, hingga pendampingan teknis agar koperasi tetap berjalan dan berkembang.

Gubri optimistis koperasi bisa menjadi solusi konkret untuk menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, dan memperkuat ekonomi lokal.

“Koperasi adalah ujung tombak ekonomi desa. Kita ingin rakyat bisa belanja murah, menabung, dan berkembang dari desa sendiri,” tutup Wahid. (RK5)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau