RiauKepri.com, SIAK – Bupati Siak, Afni Zulkifli, kembali turun ke lapangan. Kamis (25/9/2025), ia menyambangi Kecamatan Pusako untuk memberi semangat langsung kepada aparatur pemerintah dan tenaga kesehatan di Kantor Camat serta Puskesmas setempat. Di tengah tekanan keuangan daerah, Bupati menekankan pentingnya kerja ikhlas dan inovatif agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pemantauan, tetapi juga forum diskusi langsung di lapangan. Beberapa isu krusial dibahas, mulai dari percepatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), ketahanan pangan warga, hingga kebutuhan infrastruktur dasar seperti akses jalan dan fasilitas kesehatan yang dianggap mendesak.
“Kami sadar, masih banyak yang belum bisa dituntaskan. Tapi pelan-pelan, Insya Allah, saat keuangan daerah membaik, satu per satu masalah ini akan kita urai,” kata Afni, di hadapan para pegawai dan tokoh masyarakat Pusako.
Bupati juga menyampaikan rencana penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) bagi warga Pusako, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan yang sehat dan layak huni. Ia berharap masyarakat bersabar dan terus mendukung upaya pemerintah daerah yang saat ini harus berjuang dengan keterbatasan fiskal.
Setelah pertemuan resmi, Bupati Afni memenuhi undangan makan bersama warga dan relawan kampung. Acara sederhana yang diisi dengan pemotongan sapi tersebut merupakan bagian dari janji politik yang mulai ia tepati.
“Dulu saat kampanye, kami datang untuk minta dukungan. Hari ini, kami datang lagi, bukan untuk janji baru, tapi mulai menepati yang dulu pernah diucap,” ucapnya.
Kedatangan orang nomor satu di Siak itu disambut hangat. Tak sedikit warga yang mengaku terharu karena pemimpinnya kembali hadir secara langsung, mendengarkan, dan makan bersama mereka tanpa sekat.
Bupati menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolis. Ia ingin memastikan bahwa warga di pelosok seperti Pusako juga mendapat perhatian yang sama seperti wilayah lain. Ia juga berpesan kepada seluruh perangkat kecamatan dan desa untuk tetap semangat dalam melayani masyarakat.
“Saat sulit seperti ini, yang paling dibutuhkan adalah solidaritas, semangat, dan niat tulus untuk bekerja. Kita kuat karena bersama,” ungkapnya. (RK1)







