Menu

Mode Gelap
Bhabinkamtibmas Mentayan Tanam Cabe Bersama Masyarakat Sinergi Polri dan Petani Berbuah Manis, Jagung Hibrida Panen Melimpah di Batang Duku Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 31 Mei 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Hujan Ringan, Anambas Waspada Petir Bhabinkamtibmas Sosialisasi Ketahan Pangan ke Warga Muntai Barat H Satria: Jagalah Perairan dari Sampah dan Hindari Berita Hoax Wakil Ketua I DPRD Karimun, Ikut Meramaikan Lomba Mancing Pantai Desa Batu Limau

Riau

Ditelan Laut Rangsang, Nelayan di Meranti Hilang Saat Cuaca Buruk

badge-check


					Ilustrasi (net) Perbesar

Ilustrasi (net)

RiauKepri.com, MERANTI – Seorang nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di perairan Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Jumat malam (24/10/2025).

Korban diketahui bernama Suparno (55), warga Dusun 1 Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir. Hingga Sabtu pagi (25/10/2025), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh aparat kepolisian bersama warga setempat.

Hilang Saat Cuaca Buruk

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Rangsang IPDA D. Turnip, S.E., menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Atat (37), sedang memperbaiki gumbang atau alat tangkap ikan di tengah laut, sekitar tiga mil dari bibir pantai.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba datang angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi dan air laut masuk ke dalam kapal,” kata IPDA Turnip, Sabtu (25/10/2025).

Korban dan rekannya sempat berusaha mengeluarkan air dari dalam kapal. Namun, tidak lama kemudian, saksi mendengar teriakan minta tolong sebanyak dua kali dari arah korban yang berada di haluan kapal. Saat melihat ke depan, korban sudah tidak tampak.

“Saksi sempat menyalakan mesin kapal dan berupaya mencari korban di sekitar lokasi, namun kondisi gelap dan cuaca buruk membuat pencarian sulit dilakukan,” jelasnya.

Pencarian Terus Dilakukan

Setelah tidak menemukan korban, saksi kemudian menghubungi pemilik gumbang, Harwanto alias Acuan (47), dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tim gabungan dari Polsek Rangsang bersama masyarakat sebanyak 12 orang langsung melakukan pencarian menggunakan dua unit kapal. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Sat Polair Polres Kepulauan Meranti dan Basarnas setempat.

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Personel Polsek Rangsang bersama masyarakat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata IPDA Turnip. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembisik Negeri

30 Mei 2026 - 08:11 WIB

Ganja Kakus

30 Mei 2026 - 07:29 WIB

Alamak, Kasus Dugaan Korupsi di BUMD Meranti Kembali Disoroti

29 Mei 2026 - 11:04 WIB

Dunia Seni Riau Berduka, Dua Senimannya Meninggal Dunia

28 Mei 2026 - 21:07 WIB

Warga Rangsang Barat Ditangkap Polisi, Apa Pasal?

28 Mei 2026 - 16:40 WIB

Trending di Meranti