Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis Reses di Letung, Ismeth Abdullah Tampung Aspirasi Warga Jemaja soal Listrik, Kesehatan, dan Infrastruktur Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya Tarik 650 Peserta Lokal dan Mancanegara, Bintan Trekking 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan

Riau

Dunia Seni Riau Berduka, Dua Senimannya Meninggal Dunia

badge-check

TM Sum dan Aal Rakhim Perbesar

TM Sum dan Aal Rakhim

RiauKepri.com, RIAU – Dunia seni dan kebudayaan di Riau berduka. Pada Kamis, 28 Mei 2026, dua tokoh seni pertunjukan dan sastra Riau meninggal dunia dalam hari yang sama. Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi para seniman, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat budaya di Bumi Lancang Kuning.

Seniman teater sekaligus sastrawan Riau, TM Sum, meninggal dunia di Pekanbaru sekitar pukul 09.00 WIB. Almarhum dikenal luas sebagai tokoh teater dan sastra yang aktif mengikuti dan melaksanakan kegiatan kesenian di Riau. Selain berkesenian, TM Sum juga merupakan dosen pada Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Sepanjang hidupnya, TM Sum dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan perkembangan sastra dan teater Melayu Riau. Karya-karyanya banyak berbicara tentang manusia, kebudayaan, dan realitas sosial masyarakat. Di lingkungan kampus, ia dikenang sebagai pribadi sederhana yang dekat dengan mahasiswa.

Beberapa jam setelah kabar wafatnya TM Sum, dunia seni Riau kembali diguncang oleh berita meninggalnya tokoh teater Riau, Aal Rakhim Sekha. Aal Rakhim mengembuskan napas terakhir di Lipat Kain, Kabupaten Kampar, sekitar pukul 14.00 WIB. Kepergiannya menambah panjang daftar kehilangan tokoh budaya yang selama ini aktif menjaga denyut teater di Riau.

Aal Rakhim dikenal sebagai figur penting dalam perkembangan teater daerah. Ia aktif dalam berbagai pementasan, pembinaan komunitas seni, hingga kegiatan kebudayaan di berbagai wilayah Riau. Bagi banyak seniman muda, Aal Rakhim bukan hanya seorang pelaku seni, tetapi juga guru dan penggerak yang mendorong lahirnya generasi teater baru.

Wafatnya dua tokoh seni ini dalam satu hari menjadi kehilangan besar bagi dunia kebudayaan Riau. Ucapan duka dan penghormatan mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas seni, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat luas. Banyak pihak mengenang keduanya sebagai sosok yang mendedikasikan hidup untuk seni, kebudayaan, dan pendidikan.

Kepergian TM Sum dan Aal Rakhim Sekha meninggalkan jejak penting dalam perjalanan seni Riau. Meski raganya telah tiada, karya, gagasan, dan semangat mereka diyakini akan terus hidup di panggung-panggung teater, ruang sastra, dan ingatan generasi yang pernah belajar serta tumbuh bersama keduanya. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau