Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Politik

Pengamat Hukum Nilai Aksi Siram Air Cabai ke Anggota DPRD Kampar Cerminan Kekecewaan Publik

badge-check


					Pengamat Hukum Riau, Aspandiar SH. (Foto: Ist) Perbesar

Pengamat Hukum Riau, Aspandiar SH. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, KAMPAR – Pengamat Hukum Riau, Aspandiar SH, menilai insiden penyiraman air cabai oleh seorang warga bernama Joko terhadap anggota DPRD Kampar, Toni Hidayat, sebaiknya dilihat sebagai bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap wakil yang dipilihnya, bukan semata persoalan hukum.

“Ini bisa dilihat sebagai ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap wakilnya. Tidak semua persoalan harus dibawa ke ranah hukum,” kata Aspandiar saat dimintai tanggapan di Pekanbaru, Senin (3/11/2025).

Ia menyarankan agar pihak terkait membuka ruang dialog untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik. “Sebaiknya bicarakan apa yang menjadi kekecewaan konstituennya. Jika memang ada alasan, minta maaf dan perbaiki ke depan,” ujarnya.

Aspandiar berharap para wakil rakyat dapat lebih dewasa dalam bersikap dan berpolitik. “Jangan sedikit-sedikit main lapor polisi. Wakil rakyat seharusnya memberi contoh kedewasaan politik,” katanya.

Ia juga mengingatkan aparat kepolisian agar tidak tergesa-gesa memproses kasus ini secara pidana. Menurutnya, penyelesaian melalui pendekatan sosial dan politik bisa lebih menyejukkan.

“Polisi hendaknya tidak melihat ini sebagai tindak pidana yang penting dan mendesak untuk diproses. Beri ruang bagi semua pihak untuk menyelesaikannya. Ini menyangkut banyak pihak, partai dengan kadernya, anggota dewan dengan masyarakat yang memilihnya,” tutur Aspandiar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada acara syukuran warga di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Ahad (2/11/2025) pagi, suasana mendadak ricuh ketika pelaku menyiram air cabai ke wajah Toni Hidayat. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Mutiara VI, Perumahan Mutiara Mas.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala, pelaku datang ke acara syukuran, berpura-pura terjatuh, lalu menyiram sisa soto yang telah dicampur air cabai ke wajah korban. “Korban sudah membuat laporan. Saat ini pelaku telah kami amankan dan sedang diperiksa,” kata Gian. Polisi masih menyelidiki motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya latar belakang pribadi atau gangguan kejiwaan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

16 April 2026 - 12:47 WIB

10 Nama Lolos Administrasi Calon Direktur BSP, Lanjut UKK di Jakarta

14 April 2026 - 11:43 WIB

Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah Lain Meniru

14 April 2026 - 07:56 WIB

Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan

12 April 2026 - 16:26 WIB

Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

12 April 2026 - 15:33 WIB

Trending di Pekanbaru