Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 3 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ketua PWI Tanjungpinang Dorong RSUD RAT Perkuat Keterbukaan Informasi Layanan Kesehatan Sekcam, Lurah, Bersama Warga dan RT 1, 2 dan RW 3, 4, Goro Bersihkan Lokasi TPQ Al Muttaqin Karang Taruna Kota Batam Bersama KPA dan BPJS Kesehatan Gelar Edukasi Bahaya HIV/AIDS, Sosialisasikan BPJS Kesehatan Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Jajaran Polsek Kundur Kibarkan Bendera Merah Putih di Rumah Warga dan Pengendara Bermotor Ambulans untuk IKRAB Duri, Bukti Komitmen CSR BRK Syariah bagi Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

Kuansing

Bocah 5 Tahun di Lubuk Ambacang Selamat dari Gigitan Buaya Saat Mandi di Sungai Kuantan

badge-check

Bunga Mafasya Azhara (5), warga Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, selamat dari gigitan buaya saat mandi di Sungai Kuantan. F: ist Perbesar

Bunga Mafasya Azhara (5), warga Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, selamat dari gigitan buaya saat mandi di Sungai Kuantan. F: ist

RiauKepri.com, TELUKKUANTAN — Seorang bocah perempuan bernama Bunga Mafasya Azhara (5), warga Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, selamat dari gigitan buaya saat mandi di Sungai Kuantan, Kamis (6/11/2025) sore.

Peristiwa itu terjadi ketika Bunga mandi bersama ayahnya di tepian sungai yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Tempat itu juga dikenal sebagai lokasi latihan jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang.

“Kejadiannya cepat sekali. Anak saya mandi di pinggir sungai, tiba-tiba dia teriak bilang ada buaya sambil berusaha menarik tangannya. Untung bisa lepas dan langsung lari ke daratan,” ujar Tesya, ibu Bunga, Sabtu (8/11/2025).

Akibat gigitan buaya tersebut, tangan kiri Bunga mengalami luka cukup dalam. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Lubuk Ambacang untuk mendapat perawatan.

“Sekarang anak saya sudah di rumah. Alhamdulillah, lukanya tidak perlu dijahit, tinggal penyembuhan saja,” kata Tesya dengan suara lega.

Menurut warga, buaya memang kerap terlihat muncul di sekitar lokasi tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, tak lama setelah kejadian, hewan itu masih tampak mondar-mandir di sungai.

Kepala Desa Lubuk Ambacang, Iid Siswandi, membenarkan bahwa kemunculan buaya di Sungai Kuantan semakin sering dilaporkan warga dari berbagai kecamatan.

“Untuk di Lubuk Ambacang, baru kali ini ada kasus warga diduga digigit buaya. Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai,” ujarnya.

Iid menambahkan, musim kemarau panjang membuat sebagian sumur warga kering, sehingga banyak yang memilih sungai untuk mandi dan mencuci. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.

Meski sempat diteror buaya, senyum kecil Bunga yang kini mulai pulih menjadi pengingat kuat bagi warga tentang pentingnya kewaspadaan di sungai yang menjadi nadi kehidupan mereka. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Siak Naik Peringkat di MTQ Riau, Bupati Afni Siapkan Pembinaan Berkelanjutan

4 Juli 2026 - 08:54 WIB

Perah! Duit Petani pun Diembat Bupati Suhardiman, KPK: SHU KUD Dipotong Setengahnya

2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Berapa Harga Jabatannya, Pak? Suhardiman Langsung Terdiam

1 Juli 2026 - 16:39 WIB

Sempat Diultimatum KPK, Bupati dan Sekda Kuansing Akhirnya Menyerahkan Diri

1 Juli 2026 - 05:58 WIB

KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing, 10 Orang Diamankan dalam OTT Jual Beli Jabatan

30 Juni 2026 - 20:29 WIB

Trending di Kuansing