Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Indonesia Mulai Garap Kampung Haji di Mekah

badge-check

Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara. (Foto: Net) Perbesar

Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara. (Foto: Net)

RiauKepri.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dalam memperkuat kemandirian layanan haji dengan mengakuisisi sebuah hotel besar di kawasan Tahrir, Mekah, Arab Saudi. Langkah ini menjadi fondasi awal pembangunan Kampung Haji Indonesia yang dirancang khusus untuk melayani kebutuhan jemaah asal Tanah Air.

Hotel yang diakuisisi tersebut memiliki 1.461 kamar yang tersebar di tiga tower dan disiapkan sepenuhnya sebagai hunian jemaah haji Indonesia. Dengan kepemilikan langsung aset akomodasi di Mekah, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas layanan sekaligus pengendalian biaya jangka panjang penyelenggaraan ibadah haji.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari laporan progres pembangunan Kampung Haji Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kepemilikan aset menjadi kunci agar Indonesia tidak terus bergantung pada sistem sewa akomodasi setiap musim haji.
“Kita sudah membeli satu hotel di daerah Tahrir dengan kapasitas 1.461 kamar yang berada di tiga tower,” ujar Rosan seusai pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Dengan kapasitas hunian tersebut, hotel mampu menampung sekitar 4.383 calon haji Indonesia. Pemerintah menargetkan operasional awal Kampung Haji Indonesia dapat dimulai pada Januari 2026, seiring dengan persiapan infrastruktur dan sistem layanan pendukung lainnya.

Tak hanya berhenti pada hotel, pemerintah juga mengakuisisi lahan seluas kurang lebih lima hektare yang berada tepat di depan lokasi tersebut. Lahan ini akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang mencakup sekitar 13 tower tambahan serta satu pusat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan logistik dan konsumsi jemaah haji dan umrah Indonesia.

Jika seluruh tahapan pembangunan rampung, total kapasitas hunian Kampung Haji Indonesia diproyeksikan mencapai 6.025 kamar dengan daya tampung lebih dari 23.000 jemaah. Kawasan ini berada sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, menjadikannya salah satu lokasi strategis bagi jemaah.

Akses menuju Masjidil Haram juga dipastikan semakin efisien dengan rencana pembangunan terowongan atau jembatan Al-Hujun yang ditargetkan selesai pada 2026. Infrastruktur ini akan memangkas jarak tempuh jemaah yang sebelumnya mencapai 4,5 hingga 6 kilometer.

Rosan menegaskan, kehadiran Kampung Haji Indonesia bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga efisiensi pengelolaan haji secara nasional. Dengan sistem akomodasi yang terintegrasi, pemerintah dapat menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan standar pelayanan.

Setiap tahun, sekitar 200.000 calon haji Indonesia berangkat ke Tanah Suci. Melalui proyek ini, pemerintah berharap dapat menjawab sebagian besar kebutuhan akomodasi secara mandiri, sekaligus menandai babak baru pengelolaan haji Indonesia yang lebih berdaulat, profesional, dan berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Warga Diminta Cermat saat Urus Paspor

6 Okt 2026 - 19:15 WIB

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Warga Diminta Cermat saat Urus Paspor

Video Bupati Viral, Wapres RI Kirim Tim Khusus ke Wilayah 3T Siak!

4 Okt 2026 - 11:34 WIB

Video Bupati Viral, Wapres RI Kirim Tim Khusus ke Wilayah 3T Siak!

Bupati Siak Jawab Tiga Pertanyaan Presiden Soal Solusi Karhutla

3 Okt 2026 - 17:21 WIB

Bupati Siak Jawab Tiga Pertanyaan Presiden Soal Solusi Karhutla

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

3 Okt 2026 - 14:23 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

LAMR Pertanyakan Pemangkasan Kembali DBH Migas

2 Okt 2026 - 09:27 WIB

LAMR Pertanyakan Pemangkasan Kembali DBH Migas
Trending di Nasional