Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 6 Mei 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah DPRD Bintan Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Bintan Siap Tindaklanjuti Polda Kepri Lakukan Pengawasan dan Pengecekan Daycare di Kota Batam Guna Cegah Kekerasan Terhadap Anak Pengiriman Barang Dilarang, Nelayan Jemaja Desak Solusi Lewat Rapat Bersama Angin Segar Untuk PMI di Malaysia, Bupati Meranti : Kita Ingin Mereka Bekerja Aman Polsek Tebingtinggi Barat Aktif Membina Poktan Mantiasa Maju

Pekanbaru

Silaturahmi Lintas Lasykar dan Organisasi Belia Melayu Riau

badge-check


					Silaturahmi Lintas Lasykar dan Organisasi Belia Melayu Riau di Balai Adat LAMR, Pekanbaru.. (Foto: ist) Perbesar

Silaturahmi Lintas Lasykar dan Organisasi Belia Melayu Riau di Balai Adat LAMR, Pekanbaru.. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar kegiatan Silaturahmi Lintas Lasykar dan Organisasi Belia Melayu Riau sebagai upaya memperkokoh persatuan, kebersamaan, dan semangat menjaga marwah adat Melayu, pada Senin (29/12) di Balai Adat LAMR, Pekanbaru.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai lasykar Melayu dan organisasi kepemudaan Melayu, Silaturahmi tersebut menjadi ruang dialog dan kebersamaan untuk menyatukan langkah dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta kearifan lokal Melayu Riau.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menegaskan bahwa lasykar, hulubalang dan belia Melayu memiliki peran strategis sebagai benteng adat dan budaya Melayu di tengah tantangan zaman.

“Lasykar dan organisasi belia Melayu harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan terpecah oleh kepentingan sempit. Silaturahmi ini penting agar kita saling mengenal, saling menghormati, dan bergerak seiring sejalan menjaga marwah Melayu Riau,” ujar Datuk Seri Taufik

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, menekankan pentingnya adab, kebijaksanaan, dan musyawarah dalam setiap gerak langkah lasykar serta hulubalang dan organisasi pemuda Melayu lainnya.

“Melayu itu besar karena adat dan budayanya. Laskar, Hulubalang dan Tameng adat hendaknya menjadi contoh dalam bertindak, mengedepankan adab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemelayuan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Datuk Seri Marjohan. (RK1).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah – Taspen Perkuat Layanan Pensiun ASN, Utamakan Kemudahan dan Kepastian bagi Peserta

5 Mei 2026 - 15:54 WIB

Rumah Besar

5 Mei 2026 - 06:08 WIB

PPM Manajemen Serahkan Hasil Asesmen, Ini Dua Nama Skor Tertinggi Calon Dirut BSP

4 Mei 2026 - 11:37 WIB

Adat Jiran

3 Mei 2026 - 06:15 WIB

Suara Buruh Disalurkan Damai, Harapan Dikumpulkan di Purna MTQ

2 Mei 2026 - 09:37 WIB

Trending di Pekanbaru