Menu

Mode Gelap
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Sepakat Tunda Pengesahan Ranperda LAM hingga Mei Amuk Panipahan, Alamr Siapa yang Terlambat 30 Tahun Otonomi Daerah Satgas Anti-Narkoba Riau Dibentuk, Harapan Baru Lindungi Generasi Muda Dari Laporan 110, Polres Meranti ‘Sikat’ Pengedar Sabu di Selatpanjang  Kopiah Sultan

Pekanbaru

LAMR Tutup Tahun 2025 dengan Majelis Zikir

badge-check


					Majelis zikir LAMR menutup program tahun 2025. (Foto: ist) Perbesar

Majelis zikir LAMR menutup program tahun 2025. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menutup rangkaian kegiatan tahun 2025 dengan menggelar Majelis Zikir Akhir Tahun, Selasa (30/12), di Balai Adat LAMR, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi spiritual dan sosial dalam menyongsong tahun 2026.

Majelis zikir tersebut diisi dengan tausiah oleh Dr. H. Zulkarnain Umar, M.Si, dan dihadiri Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur yang mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto, unsur Forkopimda, perwakilan laskar Melayu, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika bagi Provinsi Riau, khususnya dalam kehidupan politik daerah.

“Tahun 2025 banyak peristiwa yang terjadi di Riau, terutama dalam kehidupan politik. Dari situ, kita perlu mengambil hikmah agar ke depan kehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat berjalan lebih arif dan beradab,” ujar Datuk Seri Taufik.

Ia menegaskan, refleksi akhir tahun yang dilakukan LAMR tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga menjadi ruang evaluasi atas peran dan kontribusi lembaga adat dalam kehidupan masyarakat. Selain menjaga dan mengembangkan budaya Melayu, LAMR juga mendapat amanah untuk memimpin perjuangan terwujudnya Daerah Istimewa Riau.

Datuk Seri Taufik menambahkan, LAMR telah melakukan pemetaan wilayah adat di Riau serta mendorong penguatan pendidikan budaya melalui mata pelajaran Budaya Melayu Riau (BMR) yang kini telah terdaftar secara resmi dalam sistem nasional Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sementara itu, Asisten I Setdaprov Riau H. Zulkifli Syukur menyampaikan bahwa menutup tahun dengan zikir merupakan sikap yang berakar kuat pada nilai-nilai kearifan dan keberadaban Melayu.

“Membangun negeri ini tidak hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga dengan doa dan zikir kepada Allah SWT agar daerah dan masyarakat Riau senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Syukur juga menyampaikan duka mendalam atas musibah bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia serta mengajak seluruh hadirin mendoakan para korban agar diberi kekuatan dan ketabahan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Amuk Panipahan, Alamr Siapa yang Terlambat

25 April 2026 - 13:36 WIB

Satgas Anti-Narkoba Riau Dibentuk, Harapan Baru Lindungi Generasi Muda

25 April 2026 - 11:48 WIB

Di LAMR, Didi–Meimei Riau Temukan Hangatnya Rumah Bersama dalam Balutan Adat

23 April 2026 - 19:09 WIB

LKAM Luhak Tambusai Penuhi Undangan LAMR

23 April 2026 - 16:28 WIB

LAMR Terima Kuliah Lapangan Mahasiswa PGSD FKIP UNRI, Bahas Budaya Melayu dalam Perspektif Global

23 April 2026 - 12:37 WIB

Trending di Pekanbaru