RiauKepri.com, KUNDUR – Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk 5 Kecamatan wilayah Pulau Kundur, di antaranya Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Belat dan Ungar di Balai Sri Gading Tanjungbatu Kundur Kamis (05/02/2026)
Panitia pelaksana Plt Camat Kundur Anton Ferry, SKM mengatakan peserta musyawarah pembangunan berjumlah 150 orang utusan dari 5 kecamatan, terdiri dari organisasi perangkat daerah, anggota DPRD Karimun, Uspika Kecamatan, tokoh masyarakat, lurah kepala desa, tokoh perempuan dan perwakilan forum anak
Bupati Karimun. Ing Iskandarsyah mengatakan musrenbang Tahun 2026 sangat istimewa sebab 5 Kecamatan yang ada di wilayah Pulau Kundur bersatu menggelar musyawarah pembangunan, insyaAllah usulan yang diajukan akan di realisasikan meskipun tidak semua dapat terakomodir, ujar Iskandarsyah
Ia sangat memprioritaskan pengentasan kemiskinan dan sampah umumnya di Kabupaten Karimun, untuk mengatasi itu semua perlu sumber daya manusia yang berkualitas, kita terus dorong agar siswa yang berprestasi mendapat beasiswa, ujar Iskandarsyah
Melalui semangat yang tinggi, kita tak usah berpangku tangan, pemda terus mendorong investasi di Kabupaten Karimun, banyak investor yang melirik potensi sumber daya alam di Karimun umumnya dan Pulau Kundur khususnya
Dua hal yang menjadi prioritas pemerintah Karimun yaitu mengentaskan kemiskinan dan sampah, mengeluarkan orang dari kemiskinan sudah menjadi tanggung jawab pimpinan, salah satunya pemerataan pembangunan itu harus selaras baik di provinsi maupun kabupaten kota
Sebagai orang maritim yang tinggal di Kepulauan Riau kita sudah sering menghadapi gelombang, maka dari itu harus kuat jangan lemau teruslah berinovasi
Rebut peluang yang telah di canangkan Presiden Prapowo, dengan program. MBG, para UMKM bisa bekerja sama menyalurkan hasil pertanian dan home industri di masing masing kecamatan, hal tersebut juga salah satu pengentasan kemiskinan sebab uang terus berputar
Sedangkan mengenai sampah terus kita tangani meskipun ada beberapa kendala dilapangan, saat ini kita menggunakan pihak ke 3, untuk menangani sampah yang ada di Pulau Kundur, yaitu pihak vendor/outsourcing dari PT Merlin Sukses (RK14)












