Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Internasional

Iran Serukan Balas Kematian Khamenei terhadap AS dan Israel

badge-check


					Peta Iran. (Foto: Net) Perbesar

Peta Iran. (Foto: Net)

RiauKepri.com, TEHRAN – Rakyat Iran memadati kota bersejarah Isfahan, Ahad (01/03), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pimpinan Tertinggi, Ayotollah Ali Khamenei, yang disebut gugur dalam serangan Amerika Serikat – Israel.

Sebagian dari mereka terlihat menyemut di lapangan Naqsh-e Jahan Square, sambil membawa bendera Iran dan foto Khamenei. Mereka menyerukan tuntutan pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israrl atas wafatnya Ayatollah.

Dikutip dari astroawani.com, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa menuntut bela atas pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pegawai kanan negara merupakan tanggungjawab dan hak yang sah bagi Republik Islam itu.

Dalam kenyataan rasmi yang dikeluarkan sebagai ucapan takziah, beliau menyifatkan serangan tersebut, Sabtu (28/02) sebagai jenayah bersejarah yang perlu diadili dan dibalas dengan sewajarnya.

Masoud Pezeshkian berkata Iran akan mengerah segala kekuatan bagi memastikan pelaku dan dalang serangan itu dikenakan hukuman setimpal.

Beliau menegaskan bahawa kedaulatan negara telah dicabuli melalui serangan udara Amerika Syarikat dan Israel, dan serangan balas adalah langkah yang perlu demi mempertahankan maruah negara.

Kenyataan itu hadir ketika Iran sedang berkabung selama 40 hari atas kematian pemimpin agungnya selain kehilangan beberapa tokoh utama ketenteraan dan keselamatan negara dalam serangan pada Sabtu.

Nada tegas presiden tersebut dilihat sebagai isyarat jelas kepada pasukan keselamatan dan ketenteraan Iran untuk meneruskan operasi serangan balas terhadap aset musuh di rantau berkenaan.

Tekad yang disuarakan Pezeshkian dijangka meningkatkan ketegangan sedia ada memandangkan Tehran berikrar untuk memenuhi apa yang dianggap sebagai tanggungjawab moral dan nasional dalam membela kematian para pemimpinnya. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diterima di 13 Kampus Luar Negeri, Siswa MAN 2 Pekanbaru Kejar Beasiswa Demi Ringankan Orangtua

7 April 2026 - 21:01 WIB

Krisis BBM Filipina Lumpuhkan Transportasi, Warga Beralih Jalan Kaki

27 Maret 2026 - 17:15 WIB

Irak “Main Dua Kaki”: Restui Milisi Pro-Iran Hadapi AS di Tengah Tekanan Konflik Regional

26 Maret 2026 - 20:25 WIB

Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, China Kecam Keras AS – Israel

10 Maret 2026 - 07:12 WIB

Kabar Eks Presiden Iran Ahmadinejad Gugur, Picu Peningkatkan Konflik

2 Maret 2026 - 06:32 WIB

Trending di Internasional