Menu

Mode Gelap
Gedung Baru Polsek Rangsang Barat Diresmikan, Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat Terasi Ketapang Permai Dongkrak Perekonomian Masyarakat Pesisir Pagar Camp Rusak, Bocah Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan Satresnarkoba Polres Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba, Sita 8 Paket Besar Sabu dan Ekstasi Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 10 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Tanjungpinang, Batam hingga Natuna Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat

Internasional

Iran Serukan Balas Kematian Khamenei terhadap AS dan Israel

badge-check

Peta Iran. (Foto: Net) Perbesar

Peta Iran. (Foto: Net)

RiauKepri.com, TEHRAN – Rakyat Iran memadati kota bersejarah Isfahan, Ahad (01/03), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pimpinan Tertinggi, Ayotollah Ali Khamenei, yang disebut gugur dalam serangan Amerika Serikat – Israel.

Sebagian dari mereka terlihat menyemut di lapangan Naqsh-e Jahan Square, sambil membawa bendera Iran dan foto Khamenei. Mereka menyerukan tuntutan pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israrl atas wafatnya Ayatollah.

Dikutip dari astroawani.com, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa menuntut bela atas pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pegawai kanan negara merupakan tanggungjawab dan hak yang sah bagi Republik Islam itu.

Dalam kenyataan rasmi yang dikeluarkan sebagai ucapan takziah, beliau menyifatkan serangan tersebut, Sabtu (28/02) sebagai jenayah bersejarah yang perlu diadili dan dibalas dengan sewajarnya.

Masoud Pezeshkian berkata Iran akan mengerah segala kekuatan bagi memastikan pelaku dan dalang serangan itu dikenakan hukuman setimpal.

Beliau menegaskan bahawa kedaulatan negara telah dicabuli melalui serangan udara Amerika Syarikat dan Israel, dan serangan balas adalah langkah yang perlu demi mempertahankan maruah negara.

Kenyataan itu hadir ketika Iran sedang berkabung selama 40 hari atas kematian pemimpin agungnya selain kehilangan beberapa tokoh utama ketenteraan dan keselamatan negara dalam serangan pada Sabtu.

Nada tegas presiden tersebut dilihat sebagai isyarat jelas kepada pasukan keselamatan dan ketenteraan Iran untuk meneruskan operasi serangan balas terhadap aset musuh di rantau berkenaan.

Tekad yang disuarakan Pezeshkian dijangka meningkatkan ketegangan sedia ada memandangkan Tehran berikrar untuk memenuhi apa yang dianggap sebagai tanggungjawab moral dan nasional dalam membela kematian para pemimpinnya. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kisah Petugas Haji Asal Batam: Saibansah dan Seteguk Air di Tanah Suci

19 Juni 2026 - 20:59 WIB

Peringatan Tsunami di Indonesia Berakhir, Korban Gempa Filipina Bertambah

8 Juni 2026 - 14:02 WIB

Jemaah Haji Siak di Arafah, Puncak Ibadah Haji Dimulai

26 Mei 2026 - 13:49 WIB

Walikota Batam ‘Dikerubungi’ Wartawan Nasional di Tanah Suci Makkah

23 Mei 2026 - 12:33 WIB

GA CAJ 2026 Digelar 27–30 April, Bahas Suksesi Kepemimpinan hingga Era Jurnalisme AI

27 April 2026 - 15:09 WIB

Trending di Internasional