Menu

Mode Gelap
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN Bupati Bintan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Polri untuk Masyarakat Pengamat Hukum Minta Publik Tak Berspekulasi, KPK Umumkan Status Bupati Kuansing Sore Ini Sempat Diultimatum KPK, Bupati dan Sekda Kuansing Akhirnya Menyerahkan Diri Prakiraan Cuaca Kepri Rabu 1 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing, 10 Orang Diamankan dalam OTT Jual Beli Jabatan

Pekanbaru

Di LAMR, Didi–Meimei Riau Temukan Hangatnya Rumah Bersama dalam Balutan Adat

badge-check


					Silaturahmi rombongan Didi–Meimei Riau ke Lembaga Adat Melayu Riau. (F: ist) Perbesar

Silaturahmi rombongan Didi–Meimei Riau ke Lembaga Adat Melayu Riau. (F: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Silaturahmi rombongan Didi–Meimei Riau ke Lembaga Adat Melayu Riau pada Kamis (23/4/2026) di Balai Adat menjadi ruang temu lintas budaya yang menegaskan kuatnya semangat keterbukaan dalam adat Melayu.

Rombongan yang dipimpin Tuan Jaelani disambut Sekretaris Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Afrizal Alang, bersama Penyelaras Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi LAMR, Datuk Syaiful Anuar. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, mencerminkan nilai “berbudi bahasa” yang menjadi sendi utama dalam budaya Melayu.

Dalam sambutannya, Tuan Jaelani menjelaskan bahwa ajang Didi–Meimei Riau bukan sekadar kompetisi bakat, tetapi juga ikhtiar memperkenalkan dan mendekatkan generasi muda Tionghoa dengan budaya tempatan Melayu. Kegiatan yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia itu diharapkan mampu melahirkan duta-duta budaya yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memahami nilai adat dan kearifan lokal.

Datuk Afrizal Alang menilai, kunjungan ini sejalan dengan semangat adat Melayu yang menjunjung tinggi persaudaraan dan keseimbangan hidup dalam masyarakat majemuk. Menurutnya, adat Melayu tidak bersifat eksklusif, melainkan merangkul semua kalangan selama menjunjung nilai sopan santun, saling menghormati, dan menjaga harmoni.

“Pertemuan seperti ini penting untuk meneguhkan jati diri daerah yang berakar pada budaya, sekaligus menjadi jembatan penguat hubungan antar etnis di Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Datuk Syaiful Anuar menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pewaris budaya. Ia mengingatkan agar para peserta Didi–Meimei tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari, seperti tenggang rasa, santun bertutur, dan menjaga marwah.

Ia juga menegaskan bahwa LAMR merupakan “rumah besar” bagi seluruh masyarakat Riau tanpa memandang latar belakang. Keterbukaan ini menjadi cerminan filosofi adat Melayu yang memuliakan tamu dan menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.

Melalui pertemuan ini, nilai-nilai adat Melayu kembali ditegaskan sebagai perekat sosial yang mampu merangkul perbedaan, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun generasi muda yang berbudaya dan berkarakter di Bumi Lancang Kuning. (RK3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengamat Hukum Minta Publik Tak Berspekulasi, KPK Umumkan Status Bupati Kuansing Sore Ini

1 Juli 2026 - 12:58 WIB

BRK Syariah Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Kejar Award 2026 dan Buka 300 Rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru

30 Juni 2026 - 17:34 WIB

Pernyataan Pers Rida K Liamsi, mantan Chairman Riau Pos Group

30 Juni 2026 - 17:04 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Bedah 13 Rumah Warga Kurang Mampu di Seluruh Kabupaten/Kota

30 Juni 2026 - 12:58 WIB

Dibuka Rektor Unilak, Bina Talenta Hadirkan Dr Karmila Sari dan Para Pakar

30 Juni 2026 - 08:28 WIB

Trending di Pekanbaru