Menu

Mode Gelap
Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna Pansus DPRD Batam Matangkan Ranperda PSU Perumahan, Fokus Sinkronisasi Regulasi Hadiri Peresmian Kantor Zona Bakamla, Ketua DPRD Kota Batam Ikut Tanam Pohon Mustafa Soroti Usulan Perampingan RT, Sebut Bisa Memperhambat Pemekaran Desa Ketua Karang Taruna Kota Batam Kunjungi Pengurus Nasional Karang Taruna di Sekretariat PNKT Pengungkapan Sabu di Bathin Solapan: Polisi Amankan Pria Berinisial A.T. dengan Barang Bukti 19 Paket Narkotika

Pekanbaru

Di LAMR, Didi–Meimei Riau Temukan Hangatnya Rumah Bersama dalam Balutan Adat

badge-check


					Silaturahmi rombongan Didi–Meimei Riau ke Lembaga Adat Melayu Riau. (F: ist) Perbesar

Silaturahmi rombongan Didi–Meimei Riau ke Lembaga Adat Melayu Riau. (F: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Silaturahmi rombongan Didi–Meimei Riau ke Lembaga Adat Melayu Riau pada Kamis (23/4/2026) di Balai Adat menjadi ruang temu lintas budaya yang menegaskan kuatnya semangat keterbukaan dalam adat Melayu.

Rombongan yang dipimpin Tuan Jaelani disambut Sekretaris Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Afrizal Alang, bersama Penyelaras Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi LAMR, Datuk Syaiful Anuar. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, mencerminkan nilai “berbudi bahasa” yang menjadi sendi utama dalam budaya Melayu.

Dalam sambutannya, Tuan Jaelani menjelaskan bahwa ajang Didi–Meimei Riau bukan sekadar kompetisi bakat, tetapi juga ikhtiar memperkenalkan dan mendekatkan generasi muda Tionghoa dengan budaya tempatan Melayu. Kegiatan yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia itu diharapkan mampu melahirkan duta-duta budaya yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memahami nilai adat dan kearifan lokal.

Datuk Afrizal Alang menilai, kunjungan ini sejalan dengan semangat adat Melayu yang menjunjung tinggi persaudaraan dan keseimbangan hidup dalam masyarakat majemuk. Menurutnya, adat Melayu tidak bersifat eksklusif, melainkan merangkul semua kalangan selama menjunjung nilai sopan santun, saling menghormati, dan menjaga harmoni.

“Pertemuan seperti ini penting untuk meneguhkan jati diri daerah yang berakar pada budaya, sekaligus menjadi jembatan penguat hubungan antar etnis di Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Datuk Syaiful Anuar menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pewaris budaya. Ia mengingatkan agar para peserta Didi–Meimei tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari, seperti tenggang rasa, santun bertutur, dan menjaga marwah.

Ia juga menegaskan bahwa LAMR merupakan “rumah besar” bagi seluruh masyarakat Riau tanpa memandang latar belakang. Keterbukaan ini menjadi cerminan filosofi adat Melayu yang memuliakan tamu dan menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.

Melalui pertemuan ini, nilai-nilai adat Melayu kembali ditegaskan sebagai perekat sosial yang mampu merangkul perbedaan, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun generasi muda yang berbudaya dan berkarakter di Bumi Lancang Kuning. (RK3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LKAM Luhak Tambusai Penuhi Undangan LAMR

23 April 2026 - 16:28 WIB

LAMR Terima Kuliah Lapangan Mahasiswa PGSD FKIP UNRI, Bahas Budaya Melayu dalam Perspektif Global

23 April 2026 - 12:37 WIB

Humas Polda Riau Perkuat Komunikasi Publik, Tekankan Pendekatan Humanis dan Perang Hoaks

23 April 2026 - 09:23 WIB

Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas

23 April 2026 - 09:09 WIB

Kunker Komisi IX DPR RI di Riau, Sinkronisasi Kebijakan Kesehatan hingga Jaminan Sosial

22 April 2026 - 14:59 WIB

Trending di Pekanbaru