RiauKepri.com, SIAK – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat keluarga, menjaga kesehatan masyarakat, serta membangun generasi yang sehat dan berkarakter di Kabupaten Siak.
Penegasan itu disampaikan saat pelantikan Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Yayasan Jantung Indonesia (YJI), dan Pusdatin Puanri Kabupaten Siak, yang dirangkaikan dengan peluncuran program lima hari sekolah tingkat TK dan SD, di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat Siak, Sabtu (2/5/2026).
“Selamat kepada Ibu Siti Sarifah beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ini amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Afni.
Dalam arahannya, Afni menyoroti penyakit jantung yang masih menjadi ancaman serius di Riau. Ia menyebut banyak pasien datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi sudah kronis, sehingga penanganan menjadi lebih sulit.
“Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu. Banyak kasus datang sudah dalam kondisi kronis. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memperkuat pencegahan sejak dini,” tegasnya.
Karena itu, Afni menekankan pentingnya peran YJI dalam mengedukasi masyarakat hingga ke tingkat keluarga, terutama dalam membangun pola hidup sehat sejak dini.
Di sisi lain, Afni juga mendorong Pusdatin Puanri agar lebih aktif mendokumentasikan kiprah perempuan daerah. Salah satu yang disorot adalah Tengku Agung Sultanah Latifah, yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam sejarah pendidikan perempuan di Siak.
Mantan wartawan itu berharap, GOW dapat menjadi wadah pemersatu organisasi perempuan di daerah, sehingga lebih solid dalam menjalankan program pemberdayaan sosial dan penguatan keluarga.
“Perempuan itu adalah ibu bagi generasi. Jika perempuan kuat, maka kuatlah negara. Sebaliknya, jika perempuan lemah, maka lemahlah negara,” kata Afni.
Ketua YJI, GOW, dan Pusdatin Puanri Kabupaten Siak, Siti Sarifah, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan ke depan.
“Kami bersyukur atas amanah ini. Ini tanggung jawab besar, namun dengan kebersamaan, InsyaAllah program yang dirancang dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Sebanyak 115 pengurus resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 25 pengurus YJI, 54 pengurus GOW, dan 36 pengurus Pusdatin Puanri Kabupaten Siak.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program lima hari sekolah untuk jenjang TK dan SD di Kabupaten Siak. Program tersebut tidak mengurangi jam belajar, melainkan menata ulang waktu pembelajaran agar lebih efektif dan selaras dengan kurikulum nasional.
Kebijakan itu sejalan dengan arah pendidikan yang menekankan pembelajaran bermakna (deep learning), penguatan karakter, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen YJI sekaligus Staf Khusus Menteri ATR/BPN, Rezka Oktoberia, Ketua Pusdatin Puanri Riau, Ketua BKOW Provinsi Riau, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya. (RK1)







