RiauKepri.com, BATAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kepulauan Riau (Kepri) akan mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal pada Sabtu (1/8/2026), dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah kabupaten dan kota.
Masyarakat diimbau mewaspadai hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari. Pengguna transportasi laut juga diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi gelombang sebelum berlayar.
Berikut prakiraan cuaca di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau:
- Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan pada pagi hari. Memasuki siang hingga sore terdapat potensi hujan ringan, kemudian kembali berawan pada malam hari.
- Kota Batam diperkirakan mengalami cuaca berawan pada pagi hari. Hujan ringan berpotensi turun pada siang hingga sore, sementara malam hari kembali didominasi kondisi berawan.
- Kabupaten Bintan diprakirakan berawan hingga berawan tebal dengan peluang hujan ringan pada siang atau sore hari.
- Kabupaten Karimun berpotensi mengalami cuaca berawan sejak pagi, disertai hujan ringan pada siang hingga sore sebelum kembali berawan pada malam hari.
- Kabupaten Lingga diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada siang atau sore hari.
- Kabupaten Natuna berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama pada siang dan sore hari. Warga diminta mewaspadai kemungkinan petir dan angin kencang sesaat.
- Kabupaten Kepulauan Anambas diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan pada siang hingga sore hari.
Secara umum, suhu udara di wilayah Kepulauan Riau berkisar antara 25–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara relatif tinggi. Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah, sehingga masyarakat diimbau tetap membawa perlengkapan pelindung hujan saat beraktivitas di luar ruangan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. Nelayan, operator kapal penyeberangan, dan pengguna jasa transportasi laut juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi gelombang di perairan Kepulauan Riau. (red)








