Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Batam

Reses Ismeth Abdullah Serap Peluang Sejahterakan Masyarakat Provinsi Kepri

badge-check


					Mantan Gubernur Kepri H. Ismeth Abdullah saat menjadi Ketua sementara DPD RI bersama wakil ketua sementara, Larasati Moriska pada pelantikan calon anggota DPD RI, Selasa (1/10/2024). (Foto: Tangkapan Layar Metro TV) Perbesar

Mantan Gubernur Kepri H. Ismeth Abdullah saat menjadi Ketua sementara DPD RI bersama wakil ketua sementara, Larasati Moriska pada pelantikan calon anggota DPD RI, Selasa (1/10/2024). (Foto: Tangkapan Layar Metro TV)

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Singapura berencana untuk memasukkan pasokan Pembangkit Listrik tenaga surya (PLTS) dari luar negeri terutama Indonesia, akan sangat berdampak positif bagi Indonesia. Karena wilayah Indonesia lah yang termasuk sangat dekat dengan Singapura terutama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Provinsi Kepri memiliki wilayah yang sangat luas, dengan 2.500 pulau dan hampir semuanya berpotensi untuk menjadi titik lokasi pengelolaan listrik tenaga surya. Namun sampai saat ini belum sepenuhnya diolah.

Dari reses di 38 titik, anggota DPD RI Drs. Ismeth Abdullah (B-39) menampung aspirasi masyarakat di beberapa wilayah di Provinsi Kepri, seperti di Kabupaten Karimun, Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga.

“Masyarakat di sana hampir semuanya mengeluhkan kekurangan pasokan listrik dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah-rumah tangga, sekolah, rumah sakit, pusat perdagangan, hotel, penerangan jalan, maupun sektor usaha,” ujar Ismeth Abdullah.

Ditambahkannya, masyarakat di wilayah pulau-pulau tersebut sangat antusias mendapatkan informasi adanya program pembelian Listrik Tenaga Surya oleh Singapura dari Indonesia.

Apalagi beberapa investor dari dalam negeri sudah bekerjasama dengan Investor dari luar negeri, dan mereka sejak beberapa bulan yang lalu juga sudah melakukan survei di beberapa pulau-pulau di Provinsi Kepri tersebut.

“Fenomena listrik yang sering mati, dan sangat kurang pasokan tersebut disampaikan warga di setiap pertemuan saat Reses menjaring aspirasi masyarakat, serta disampaikan juga secara tertulis oleh masyarakat,” ungkap mantan Gubernur Provinsi Kepri itu.

Sebagaimana diketahui dari produksi PLTS itu, sekitar 30% nya akan disalurkan untuk kebutuhan masyarakat di lokasi-lokasi tempat PLTS itu didirikan. Inilah yang diharapkan masyarakat di sana.

“Sehingga yang tadinya kehidupan sehari-hari berada dalam kegelapan atau listrik yang hidup-mati, menjadi terang benderang. Listrik yang mencukupi untuk kehidupan sehari-hari, baik untuk rumah-rumah tangga, sekolah, rumah sakit, pusat perdagangan, hotel, penerangan jalan, maupun sektor usaha. Mereka semua bersedia membayar listrik tersebut kepada PLN, sebagaimana selama ini mereka juga membayar namun pasokan listriknya masih sangat-sangat minim sekali,” papar mantan Ketua Otorita Batam (OB) itu menjelaskan.

Untuk itu, tegas Ismeth, sangat diharapkan sekali perhatian pemerintah pusat terutama kementerian terkait untuk menindak lanjuti rencana pembelian PLTS oleh Singapura itu dengan sungguh-sungguh demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Disamping itu juga akan membuka lapangan kerja yang besar sekali bagi wilayah pulau-pulau di Provinsi Kepri. Hal ini dengan sendirinya akan memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi warga di sana.

“Saya juga menghimbau kepada Pemerintah Provinsi Kepri untuk dapat kiranya segera menindaklanjuti peluang baik untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepri, terutama yang berada di pulau-pulau tersebut,” pungkas Ismeth Abdullah. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pansus DPRD Kota Batam Dalami Kinerja OPD, Gelar Rapat Lanjutan Pembahasan LKPj Wali Kota Tahun Anggaran 2025

16 April 2026 - 06:48 WIB

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Hadiri Sosialisasi Perwako Pengurangan Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar PBB

15 April 2026 - 08:07 WIB

Pansus DPRD Batam Bahas LKPj Walikota Tahun 2025 Secara Maraton, Gelar Rapat Hingga Malam Hari

15 April 2026 - 07:59 WIB

Gelar Sosialisasi Permensos Terbaru, Karang Taruna Kota Batam Siap Gulirkan Temu Karya Kecamatan Untuk Persiapan Temu Karya Karang Taruna Kota Batam Tahun 2027

11 April 2026 - 20:23 WIB

Penguatan Identitas Melayu, LAM Batam Usulkan Penamaan Ulang Simpang, Jalan, dan Bundaran

9 April 2026 - 13:13 WIB

Trending di Batam