Menu

Mode Gelap
Kapal Pompong Pembawa Pekerja Penebang Sagu Karam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Masih Hilang Siak Terima Revitalisasi Sekolah Rp61 Miliar Lebih, Bupati Afni: Jangan Ada Fee dan Pungli! Surbekti: Mandat Agrinas Representasi Keputusan Negara, Penguasaan Lahan Eks PT SSS Tak Bisa Ditolak Ketua PWI Pusat Tegaskan Forum Wartawan yang Ingin Gelar UKW Harus Koordinasi dengan PWI Provinsi Kepri Bupati Roby Kurniawan Serahkan 11 Unit Sarana Penangkapan Ikan kepada Kelompok Nelayan Berawal dari Informasi Warga, Polsek Rupat Ungkap Kasus Sabu dan Amankan Seorang Pria

Pekanbaru

Mantap, Kerja Sama LAMR dengan BPMP Segera Terealisasi

badge-check

Mantap, Kerja Sama LAMR dengan BPMP Segera Terealisasi Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Kerja sama antara Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau dengan Badan Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau segera direalisasi, menyusul pertemuan dua institusi tersebut hari Jumat (14/2). Rombongan BPMP yang berjumlah belasan orang dipimpin langsung oleh kepalanya Dr Nilam Suri.

Mereka diterima pengurus LAMR, di antaranya Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil dan Timbalan Ketum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Rustam Efendi. Selain itu terlihat Datuk Elmustian, Datuk Anton Surya Atmaja, Datuk M. Fadhli, Datuk Syaiful Anuar, Puan Ida Rifda.

Datuk Seri Taufik mengatakan, pihaknya amat gembira menerima kunjungan itu. Penyebabnya antara lain, LAMR memang menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan terutama sebagai penyalur pewarisan. “Setangguh apapun peradaban tanpa diwariskan, tentu akan sangat memprihatinkan,” katanya.

Kepala BPMP Riau Nilam Suri mengatakan, pihaknya siap mendukung pewarisan budaya Melayu melalui jalur pendidikan. Tidak saja memiliki tenaga ahli, pihaknya juga memiliki fasilitas seperti wisma dan aula, selain memiliki program budaya Melayu di media sosial.

Hubungan dengan kementerian, kata Nilam Suri, pun bisa melalui BPMP Riau. Saat ini, LAMR mengkoordinir pelajaran Budaya Melayu (BMR) kabupaten/ kota se-Riau untuk masuk dalam data pendidikan. “Kami bisa mengawal usaha itu di kementerian,” kata Nilam Suri.

Timbalan Ketum MKA, Datuk Rustam Efendi, mengatakan, bayang-bayang obyek yang bisa dikerja samakan, itu harus secepatnya tertuang dalam suatu kesepakatan. “Insyaallah, akan bermakna besar bagi kebudayaan Melayu Riau,” katanya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

LAMR Terima Audiensi JKSN dan PGNU Riau, Bahas Penguatan Nilai Adat dan Agama

3 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Dua Tahun Menunggu, Atlet Riau Tagih Sisa Bonus PON

3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi

2 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Belah Rumah

2 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Sabut Batu

1 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Trending di Minda