Menu

Mode Gelap
Sambut Ramadhan 1447 H, PKK dan Kader Posyandu Isi Tausiyah dan Salurkan Paket Sembako Dua Pria Nekat Garap Hutan Lindung TWA Sungai Dumai Jadi Kebun Sawit Polsek Rangsang Bantu Korban Kebakaran Rumah Hanya Tiga Perusahaan Resmi Tambang Pasir di Bintan, Selain Itu Illegal Jemput Bola ke Pulau-Pulau, Imigrasi Selatpanjang Luncurkan Program Limau 1500 Paket Habis Terjual dalam Pasar Murah AMT di Meranti

Batam

BRK Syariah dan RSUD Ahmad Tabib Luncurkan Layanan E-BLUD: Langkah Maju Digitalisasi Keuangan Daerah

badge-check


					BRK Syariah dan RSUD Ahmad Tabib Luncurkan Layanan E-BLUD: Langkah Maju Digitalisasi Keuangan Daerah Perbesar

RiauKepri.com, BATAM – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah bersama RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi meluncurkan layanan Electronic Badan Layanan Umum Daerah (E-BLUD), Selasa malam (15/4/2025), di Ballroom Hotel Harris Batam Center. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam percepatan digitalisasi sistem keuangan daerah.

Dengan mengusung tema “Nikmati Kemudahan Digitalisasi Keuangan BLUD bersama BRK Syariah”, layanan E-BLUD menjadi proyek percontohan pertama di Indonesia yang terhubung secara langsung dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepri dan Dirjen Bina Keuangan Daerah atas dukungan mereka terhadap inisiatif ini. Ia menjelaskan bahwa layanan E-BLUD berbasis Cash Management System (CMS), yang memungkinkan transaksi keuangan seperti pembayaran gaji, pembayaran rekanan, hingga pelaporan, terintegrasi langsung dengan sistem perpajakan daerah.

“Ini bukan hanya tentang kemudahan, tapi juga wujud nyata dari komitmen kami untuk mendukung transformasi digital di sektor publik,” ujar Suharto.

Lebih lanjut, Suharto menegaskan bahwa sistem ini mampu menciptakan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan rumah sakit daerah. Semua proses dilakukan secara digital, aman, dan dapat dipantau secara real-time, yang turut meminimalkan risiko korupsi serta mengurangi antrean layanan.

“RSUD Raja Ahmad Tabib menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menerapkan sistem E-BLUD terintegrasi secara real-time dengan layanan perbankan dan pajak daerah.” tegasnya.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. A. Fatoni, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif ini. Ia mengungkapkan, dari 920 rumah sakit daerah yang ada di Indonesia, baru 720 yang berstatus BLUD, dan inisiatif E-BLUD ini diharapkan dapat mendorong profesionalisme serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan rumah sakit.

“Ini kali pertama di Indonesia sistem E-BLUD terintegrasi penuh dengan BPKAD dan SIPD. Sistem ini menyederhanakan proses, mempercepat transaksi, serta mengurangi pencatatan manual yang rentan kesalahan,” jelas Fatoni.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi layanan ini. Ia berharap keberhasilan sistem ini di RSUD Raja Ahmad Tabib menjadi pijakan untuk replikasi ke rumah sakit dan puskesmas lain, termasuk di wilayah kepulauan.

“Jika sistem ini bisa berjalan optimal hingga ke tingkat puskesmas, maka pelayanan kesehatan akan lebih merata dan maksimal. Tapi tentu, kita juga harus memastikan integrasi lintas instansi agar sistem ini tidak tumpang tindih,” ujarnya.

Ansar juga meminta Sekda Kepri untuk menyiapkan infrastruktur pendukung seperti server dan jaringan, agar implementasi sistem berjalan lancar. “Kalau berhasil, kita akan terapkan ke seluruh Kepri,” tegasnya.

Acara peluncuran ini juga dirangkai dengan sesi talk show bersama akademisi dari Universitas Indonesia dan Plt Direktur RSUD Bambang Utoyo. Diskusi membahas potensi pengembangan sistem keuangan digital di daerah serta tantangan implementasinya.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Direktur Operasional BRK Syariah, Said Syamsuri, Kasubdit BUMD, BLUD, dan BUMDes Kemendagri R. Wisnu Saputro, Sekda Kepri Drs. Adi Prihantara, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kepala BPKAD Provinsi Kepri Venny Meitaria Detiawati, Kepala BPKAD Kota Tanjungpinang Djasman, serta Ketua ARSADA Kepri dr. Asep Guntur Sapari. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditlantas Polda Kepri Gelar Bakti Sosial Dukung Program Indonesia Asri 

12 Februari 2026 - 09:40 WIB

Polda Kepri Gelar Latpraops Liong Seligi–2026, Siap Amankan Perayaan Imlek dan Libur Nasional

11 Februari 2026 - 16:03 WIB

Sambut Ramadan 1447 H, Paguyuban Jawa Silaturahmi ke LAMR

11 Februari 2026 - 15:55 WIB

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun

11 Februari 2026 - 13:54 WIB

Dirlantas Polda Kepri Gelar Program Polantas Menyapa Bersama Komunitas Ojek Online di Batam

10 Februari 2026 - 11:00 WIB

Trending di Batam