Menu

Mode Gelap
Gedung Baru Polsek Rangsang Barat Diresmikan, Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat Terasi Ketapang Permai Dongkrak Perekonomian Masyarakat Pesisir Pagar Camp Rusak, Bocah Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan Satresnarkoba Polres Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba, Sita 8 Paket Besar Sabu dan Ekstasi Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 10 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Tanjungpinang, Batam hingga Natuna Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat

Pekanbaru

Takkan Melayu Hilang Pada Peringatan May Day di Riau

badge-check

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dan Gubernur Riau, Abdul Wahid, saat menanam pohon manggis pada peringatan hari buruh di Riau. F: Ist Perbesar

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dan Gubernur Riau, Abdul Wahid, saat menanam pohon manggis pada peringatan hari buruh di Riau. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Ada pesan moral yang disampaikan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Provinsi Riau yang berlangsung di halaman PTPN IV Regional III Pekanbaru, Kamis (01/05/2025).

Kalau dilihat secara kasat mata, memang tak ada hubungannya Gubri Wahid dan Kapolda Riau Irjen Herry, serta pihak terkait lainnya menanam pokok manggis di halamaan BUMN itu. Tapi, ada hal tersirat yang hendak disampaikan, bahwa itu semua menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara pembangunan daerah dan kelestarian lingkungan. Hal ini mencerminkan filosofi adat dan budaya Melayu yang menjunjung tinggi keharmonisan antara manusia dan alam. Sehingga, keberlangsungan kehidupan akan mengakar kuat di Bumi Lancang Kuning.

Maka dari itulah, kata Gubri Wahid, Kapolda Riau Pak Herry, membuat tagline: “melindungi tuah menjaga marwah.” Sehubungan dengan . may day ini, menanam pohon bermakna kita ingin melindungi semuanya. Bak semboyan orang Melayu, takkan Melayu hilang di bumi.

“Langkah ini dapat menjadi pengingat kepada dunia usaha agar tidak hanya mengejar keuntungan semata tanpa memedulikan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen tetap memperhatikan keberlanjutan alam.

Kita harus melindungi alam, para pengusaha harus pandai bersinergi antara dunia usaha dan alam. Harus ingatkan para pengusaha ini agar tidak merusak alam,” ungkap Gubri Wahid.

Peringatan May Day pada tahun ini, kata Kapolda Riau Irjen Herry, bahwa nilai-nilai keadilan dan kesetaraan menjadi esensi dari peringatan. Prinsip-prinsip seperti kesetaraan, imparsialitas, dan keadilan adalah nilai universal. Termasuk keadilan bagi makhluk hidup lain seperti pohon.

“Alam telah memberikan cuaca yang adem kepada kita. Ini adalah bentuk keseimbangan ketika kita menjalin hubungan adil dengan makhluk hidup. Dengan menanam pohon, kita menjaga harmoni dan keseimbangan,” kata Kapolda Irjen Herry. (RK1)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tuntutan 8,5 Tahun Menghampiri Abdul Wahid, Ruang Sidang Berlanjut ke Pledoi

9 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bersaing dengan Kampus se-Riau, Mahasiswa Unilak Sabet Tiga Gelar Juara Peksimida 2026

9 Juli 2026 - 10:20 WIB

Unilak Kukuhkan Prestasi, Rebut Juara Umum II di Liga Talenta Mahasiswa LLDIKTI XVII

8 Juli 2026 - 10:30 WIB

BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam

7 Juli 2026 - 18:19 WIB

Bawa Direktur BSP Temui Arwin AS, Bupati Afni: Minta Doa Orang Tua yang Berjasa

7 Juli 2026 - 16:59 WIB

Trending di Pekanbaru