Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 4 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Didominasi Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Dua Masih Hilang, Kepolisian Meranti Jelaskan Penyebab Kejadian DPRD Gelar Paripurna, Wali Kota Batam Usulkan Perubahan KUA/PPAS 2026 Rp 4,508 T Kapolres Bengkalis Melalui Kapolsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi di KTV VIP Duri, Tiga Orang Diamankan Kapal Pompong Pembawa Pekerja Penebang Sagu Karam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Masih Hilang Siak Terima Revitalisasi Sekolah Rp61 Miliar Lebih, Bupati Afni: Jangan Ada Fee dan Pungli!

Bisnis

Mau Ubah Wajah Bandara SSK II dengan Ikon Melayu, Angkasa Pura Temui LAMR

badge-check

General Manager Angkasa Pura II Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II), Radityo Adi Purwoto bersama jajaran, meminta tunjuk ajar ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau. F: Ist Perbesar

General Manager Angkasa Pura II Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II), Radityo Adi Purwoto bersama jajaran, meminta tunjuk ajar ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sebuah rencana besar sedang dirancang Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II, mereka akan melakukan peremajaan desain interior dan eksterior bandara dengan menjadikan kebudayaan Melayu sebagai ikon untuk menuju ke kencah internasional.

Terkait untuk menunaikan niat itu, General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II), Radityo Adi Purwoto bersama jajaran, meminta tunjuk ajar ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, pada Rabu (22/05/2025).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Angkasa Pura II menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan wajah baru Bandara SSK II yang tidak hanya berstandar internasional (world-class airport), tetapi juga mengangkat kekuatan identitas lokal sebagai ciri khas utama.

“Kami ingin menjadikan Bandara SSK II sebagai ikon kebudayaan Melayu di kancah nasional dan internasional,” ujar Radityo.

Oleh karena itu, sambung Radityo, pihaknya perlu masukan dari LAMR agar desain bandara mampu merepresentasikan nilai-nilai luhur masyarakat Melayu.

Senada dengan itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH), Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyambut baik rencana ini dan menyampaikan beberapa prinsip penting dalam budaya Melayu yang dapat menjadi dasar desain arsitektur dan interior.

“Adanya sinergi antara Angkasa Pura II, LAMR, dan tim konsultan desain, proyek ini diharapkan tidak hanya memperindah tampilan bandara, tetapi juga mengukuhkan Bandara SSK II sebagai gerbang budaya Melayu yang membanggakan,” kata Datuk Seri Taufik.

“Kami tidak ingin hanya menempel ornamen Melayu sebagai hiasan. Karakter Melayu harus menjadi ruh dalam arsitektur bandara ini,” sambung Datuk Seri Taufik.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekum MKA LAMR, Datuk Afrizal Alang, Ketua I Datuk Elmustian Rahman, Bendum LAMR Datuk Muhammad Fadhly, dan Sekretaris Datuk Arman sementara itu tampak juga Staff Bandara SSK II Yoga Prasetyo, T. M Azis, Patar Ronal, Yuolin D H, serta Konsultan Desain Putri Prima Aurora dan Maharani. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

LAMR Terima Audiensi JKSN dan PGNU Riau, Bahas Penguatan Nilai Adat dan Agama

3 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Dua Tahun Menunggu, Atlet Riau Tagih Sisa Bonus PON

3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi

2 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Belah Rumah

2 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Sabut Batu

1 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Trending di Minda