Menu

Mode Gelap
Prakiraan BMKG Jumat: Tanjungpinang hingga Natuna Didominasi Berawan dan Hujan Ringan Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas Pemkab Siak Bayar THR ASN 100%, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD PT TIMAH Gandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sosialiasi Pengisian SPT Tahunan Melalui Coretax Polda Kepri Gelar Bazar Berkah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di HUT ke-21 Air Kaleng: Gelembung Nostalgia dan Simbol Marwah

Batam

PWI Kepri: Batalkan Rekonsiliasi Jika HCB Terus Bermanuver

badge-check


					PWI Kepri menolak kedatangan Hendry Ch Bangun (HCB) ke Batam. F: Humas PWI Batam Perbesar

PWI Kepri menolak kedatangan Hendry Ch Bangun (HCB) ke Batam. F: Humas PWI Batam

RiauKepri.com, BATAM – Suasana “cooling down” pasca tercapainya Kesepakatan Jakarta di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali diuji.

Rencana kedatangan Hendry Ch Bangun (HCB) ke Batam pada Minggu (25/5/) besok memicu ketegangan baru di internal organisasi.

HCB dijadwalkan hadir dalam pelantikan pengurus PWI dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Batam masa bakti 2025–2028 di Hotel Ibis Styles, Nagoya, Bengkong, Kota Batam.

Namun, langkah tersebut dinilai sebagai bentuk manuver sepihak yang berpotensi menggoyang komitmen rekonsiliasi yang telah disepakati kedua kubu PWI.

Ketua Dewan Penasihat PWI Kepulauan Riau, Marganas Nainggolan, menegaskan, tindakan Hendry mencederai semangat rekonsiliasi yang sudah dibangun melalui Kesepakatan Jakarta.

Menurutnya, sejak terbentuknya Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Kongres Persatuan, seharusnya tidak ada lagi langkah-langkah politik organisasi yang bisa ditafsirkan sebagai upaya dominasi.

“Kalau kita melihat undangan pelantikan itu, HCB akan hadir dan melantik pengurus. Itu manuver. Padahal, semangat rekonsiliasi jelas, tidak ada lagi langkah-langkah sepihak hingga Kongres Persatuan digelar. Kalau ini dibiarkan, ruh rekonsiliasi akan hilang,” ujar Marganas, Jumat (23/5).

PWI Kepri Menolak

Sikap keras juga disuarakan oleh Ketua PWI Kepulauan Riau, Saibansah Dardani. Ia menyatakan secara tegas bahwa PWI Kepri menolak kedatangan HCB ke Batam dan mendesak Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, untuk mengambil sikap.

“Kami minta Zulmansyah untuk tegas. Kalau HCB masih terus bermanuver, batalkan saja kesepakatan rekonsiliasi itu. Kita harus memprotes keras kehadiran HCB yang jelas-jelas melanggar semangat kesepakatan,” kata Saibansah.

Menurutnya, perjanjian rekonsiliasi memang tidak merinci larangan terhadap aktivitas sepihak, namun substansinya adalah membangun kebersamaan menuju satu kongres pemersatu, bukan memperkuat dualisme lewat pelantikan-pelantikan terpisah.

Kesepakatan Jakarta yang diteken awal Mei lalu merupakan tonggak penting upaya meredakan konflik internal yang telah memecah PWI selama lebih dari satu tahun.

Kongres Persatuan direncanakan digelar pada akhir Agustus mendatang, dengan SC dan OC independen yang bertugas menyatukan proses.

Namun, dinamika terakhir menunjukkan bahwa luka organisasi belum sepenuhnya sembuh. Di tengah proses penyatuan yang masih rapuh, kehadiran figur sentral dari salah satu kubu dinilai sebagai bentuk pelanggaran etika bersama. (RK9/*)

 

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kepri Gelar Bazar Berkah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di HUT ke-21

12 Maret 2026 - 09:13 WIB

Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Bupati Roby Pimpin Rakor Lintas Sektoral

10 Maret 2026 - 15:27 WIB

Apel Gabungan Polda Kepri Bahas Kesiapan Operasi Ketupat Seligi 2026

10 Maret 2026 - 10:50 WIB

Mendagri Pimpin Rakor Inflasi di Kepri, Kapolda: Keamanan Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi

10 Maret 2026 - 09:59 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Batam Hadiri Buka Puasa Bersama DPD Gerindra Kepri

9 Maret 2026 - 11:20 WIB

Trending di Batam