Menu

Mode Gelap
Polda Riau Gelar Program “JALUR” di Pesisir Sungai Siak, Bagikan Ratusan Takjil dan Layanan Kesehatan Gratis Kompang Aib BMKG: Cuaca Kepri Sabtu Didominasi Berawan, Hujan Ringan di Sejumlah Daerah Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus PPAD Kepri Bersama Panti Asuhan AL Ibris dan Serahkan Bantuan Sembako Santuni Anak Yatim, Kapolres Meranti : Kita Jaga Meranti Terap Kondusif Berkah Ramadhan, Ketua TP PKK Bintan Kunjungi Panti Asuhan Inayah Kijang

Pekanbaru

Gubri Wahid: Perhatian Pemerintah Pada Komunitas Kelapa Minim

badge-check


					Rapat koordinasi Tim Satgas tentang perencanaan dan percepatan hilirisasi kelapa di Provinsi Riau, di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau. F: Ist Perbesar

Rapat koordinasi Tim Satgas tentang perencanaan dan percepatan hilirisasi kelapa di Provinsi Riau, di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Dalam rapat koordinasi
Tim Satgas tentang perencanaan dan percepatan hilirisasi kelapa di Provinsi Riau, Gubernur Riau H. Abdul Wahid, menyebutkan bahawa perhatian yang diberikan oleh pemerintah terhadap komoditas kelapa masih minim. Karemanya dia berharap dengan adanya Satgas maka lebih banyak lagi perhatian pemerintah yang diberikan untuk masyarakat.

“Perhatian pemerintah ini kan masih minim, dengan Satgas semoga jadi lebih banyak lagi intervensi dari pemerintah,” ungkap Wahid pada rapat yang berlangsung di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau, Senin (26/5/2025).

Sementara itu, Staf Khusus Menteri PPN sekaligus Ketua Satgas Perencanaan dan Percepatan Hilirisasi Kelapa, Sukmo Harsono, menyampaikan, memang benar harga kelapa akhir-akhir ini meningkat dan menggembirakan untuk para petani. Akan tetapi, Ia menghimbau kepada semua pihak bahwa suatu saat kelapa akan habis jika tata kelola dan tata niaganya tidak diperbaiki.

“Kita bersama-sama akan melakukan roadmap, menetapkan harga standar untuk mencegah harga kelapa turun di batas yang sangat rendah yang bisa merugikan petani,” ujarnya.

Tata kelola yang nantinya dibuat, sambung Sukomo, akan membantu masyarakat menghadapi persoalan di masa mendatang. Ia berharap kelapa nantinya bisa menjadi primadona seperti kelapa sawit, yang banyak mendapat perhatian dari semua orang.

“Kami akan terus bekerja menyelesaikan dan menghasilkan program tata kelola yang bisa langsung diimplementasikan. Kepada pemerintah daerah, jika ada sesuatu atau persoalan di lapangan jangan sungkan menghubungi kami,” ujar Sukomo. (RK1/*)

 

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Riau Gelar Program “JALUR” di Pesisir Sungai Siak, Bagikan Ratusan Takjil dan Layanan Kesehatan Gratis

14 Maret 2026 - 05:54 WIB

Kompang Aib

14 Maret 2026 - 05:50 WIB

Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas

12 Maret 2026 - 19:17 WIB

TPID Riau Perkuat Pengendalian Inflasi, Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 14:02 WIB

PT Bumi Siak Pusako Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

11 Maret 2026 - 13:42 WIB

Trending di Pekanbaru