Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 27 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat Ruang Asa Project Hadirkan Topi Harapan, Bangkitkan Semangat Anak YKAKI Riau Plt Dirut BRK Syariah Dampingi Plt Gubri Lepas JCH Riau di Batam Penggerebekan Sabu 13 Gram di Jalan Joyo Talang Muandau, Dua Pelaku Positif Amfetamin Diamankan

Internasional

Dolar AS Menguat, Pasar Optimis Kesepakatan Perdagangan

badge-check


					Mata Uang Dollar. F: Net Perbesar

Mata Uang Dollar. F: Net

RiauKepri.com, JAKARTA – Mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan signifikan setelah pasar menunjukkan optimisme terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan perdagangan yang baru. Penguatan ini dipicu oleh keputusan Presiden Donald Trump untuk menunda rencana penerapan tarif 50 persen pada impor Uni Eropa.

Faktor Pendukung Penguatan Dolar AS:

– Kesepakatan Perdagangan AS-Inggris: Pengumuman kesepakatan perdagangan antara AS dan Inggris memicu optimisme pasar, meningkatkan kepercayaan investor, dan mendorong penguatan dolar AS.

– Laporan Keuangan Nvidia: Laporan keuangan Nvidia yang dirilis setelah penutupan pasar Wall Street juga berkontribusi pada penguatan dolar AS.

– Indeks Dolar: Indeks Dolar (DXY) naik 0,39 persen menjadi 99,92 pada penutupan perdagangan Rabu, 28 Mei 2025.

Pergerakan Mata Uang Lain:

– Euro: Euro melemah 0,35 persen terhadap dolar AS menjadi 1,1288 dolar AS.

– Yen: Dolar AS menguat 0,33 persen terhadap yen menjadi 144,8.

– Dolar Australia: Dolar Australia melemah 0,33 persen terhadap dolar AS menjadi 0,6422 dolar AS setelah data inflasi konsumen Australia menunjukkan stabilitas pada April.

Prospek Ekonomi AS:

Pejabat Federal Reserve mengakui kemungkinan menghadapi “kompromi yang sulit” dalam beberapa bulan mendatang terkait kenaikan inflasi dan peningkatan pengangguran. Namun, trader Fed funds futures memprediksi bank sentral AS akan melanjutkan pemotongan suku bunga pada September. (*)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih

26 April 2026 - 17:02 WIB

Penembak Gedung Putih Dibekuk, Apa Motifnya

26 April 2026 - 11:51 WIB

Diterima di 13 Kampus Luar Negeri, Siswa MAN 2 Pekanbaru Kejar Beasiswa Demi Ringankan Orangtua

7 April 2026 - 21:01 WIB

Krisis BBM Filipina Lumpuhkan Transportasi, Warga Beralih Jalan Kaki

27 Maret 2026 - 17:15 WIB

Irak “Main Dua Kaki”: Restui Milisi Pro-Iran Hadapi AS di Tengah Tekanan Konflik Regional

26 Maret 2026 - 20:25 WIB

Trending di Internasional