Menu

Mode Gelap
Di Balik Sorotan Dana BOS, SMKN 4 Tanjungpinang Minta Pemberitaan Berimbang Myanmar yang Menjadi Dilema Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers Indra Saputra Maju PD Tidar Kepri, Serangkaian Kegiatan Seminar Dilaksanakan 10-11 Mei 2026 Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam Marwah Diri

Internasional

Penembak Gedung Putih Dibekuk, Apa Motifnya

badge-check


					Gedung Putih, Washington DC. (Foto: https://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Putih) Perbesar

Gedung Putih, Washington DC. (Foto: https://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Putih)

RiauKepri.com, AMERIKA SERIKAT – Insiden penembakan yang mengguncang acara jamuan makan malam tahunan di Gedung Putih, Washington DC, membuka sorotan serius terhadap sistem keamanan di salah satu agenda paling prestisius Amerika Serikat.

Peristiwa itu terjadi saat acara White House Correspondents’ Dinner berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. Suara tembakan mendadak memicu kepanikan tamu undangan, sementara aparat keamanan bergerak cepat mengevakuasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beserta pejabat tinggi lainnya.

Dalam perkembangan terbaru, aparat penegak hukum telah mengungkap identitas terduga pelaku. Pria tersebut diketahui bernama Cole Tomas Allen, berusia 31 tahun, berasal dari California. Pelaku dilaporkan membawa sejumlah senjata, termasuk senapan dan pistol, sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan dan diamankan oleh aparat di lokasi kejadian.

Meski tidak ada korban jiwa, seorang petugas keamanan dilaporkan sempat terkena tembakan yang mengenai rompi antipeluru dan kini dalam kondisi stabil. Insiden ini memicu kepanikan di dalam ruangan, dengan sejumlah tamu bersembunyi dan mencari perlindungan saat suara tembakan terdengar. Sementara itu, agen Secret Service langsung mengevakuasi Presiden Trump dari lokasi untuk memastikan keselamatannya.

Pihak berwenang menyatakan pelaku saat ini telah ditahan dan tengah menjalani proses hukum. Motif penembakan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh aparat federal.

Peristiwa ini sekaligus menimbulkan pertanyaan besar terkait standar pengamanan dalam acara yang dihadiri pejabat tinggi negara, mengingat pelaku diduga sempat mendekati area pemeriksaan sebelum melakukan aksinya.

Hingga kini, otoritas keamanan Amerika Serikat terus mendalami kemungkinan adanya kelalaian prosedur serta potensi ancaman lanjutan pasca insiden tersebut. (Rk6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GA CAJ 2026 Digelar 27–30 April, Bahas Suksesi Kepemimpinan hingga Era Jurnalisme AI

27 April 2026 - 15:09 WIB

Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih

26 April 2026 - 17:02 WIB

Diterima di 13 Kampus Luar Negeri, Siswa MAN 2 Pekanbaru Kejar Beasiswa Demi Ringankan Orangtua

7 April 2026 - 21:01 WIB

Krisis BBM Filipina Lumpuhkan Transportasi, Warga Beralih Jalan Kaki

27 Maret 2026 - 17:15 WIB

Irak “Main Dua Kaki”: Restui Milisi Pro-Iran Hadapi AS di Tengah Tekanan Konflik Regional

26 Maret 2026 - 20:25 WIB

Trending di Internasional