Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 27 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat Ruang Asa Project Hadirkan Topi Harapan, Bangkitkan Semangat Anak YKAKI Riau Plt Dirut BRK Syariah Dampingi Plt Gubri Lepas JCH Riau di Batam Penggerebekan Sabu 13 Gram di Jalan Joyo Talang Muandau, Dua Pelaku Positif Amfetamin Diamankan

Siak

PWI Siak “Ajarkan” Guru Hadapi Oknum Wartawan Abal-abal

badge-check


					Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Siak mengadakan seminar bertema Perbesar

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Siak mengadakan seminar bertema "Diskusi Jurnalistik Berintegritas, Membedakan Jurnalis Profesional dan Abal-Abal."F: Ist

RiauKepri.com, SIAK– Dalam upaya meningkatkan literasi jurnalistik di lingkungan sekolah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Siak mengadakan seminar bertema “Diskusi Jurnalistik Berintegritas, Membedakan Jurnalis Profesional dan Abal-Abal.”

Acara yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Tualang pada Selasa (3/6/2025) ini diikuti oleh 74 peserta dari berbagai SMA se-Kabupaten Siak.

Seminar dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Luar Negeri PWI Riau, Syarief Dayan, yang juga menjabat sebagai Senior Editor Tribun Pekanbaru. Hadir sebagai pemateri antara lain Ahli Pers Dewan Pers Mario Abdillah Khair SH, Jaksa Fungsional dari Kejari Siak Faisal, serta Syarief Dayan sendiri.

Syarief menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PWI Siak menggelar diskusi ini. Ia menyoroti maraknya oknum wartawan tidak profesional yang kerap datang ke sekolah-sekolah di daerah.

“Permasalahan ini muncul karena regulasi yang masih longgar serta kurangnya pengawasan di daerah terpencil. Melalui diskusi ini, kami berharap para pendidik bisa lebih bijak dan cerdas dalam menghadapi situasi tersebut,” ujarnya.

Ketua MKKS SMA Kabupaten Siak, Zamzami SPd, mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para kepala sekolah dan guru. Ia juga menyampaikan keresahan atas maraknya wartawan yang tidak jelas asal-usulnya datang ke sekolah dengan maksud yang tidak baik.

“Kami sering didatangi oknum yang mengaku wartawan, tapi niatnya tidak baik. Melalui forum ini, kami jadi lebih tahu bagaimana membedakan wartawan yang profesional dan yang tidak,” kata Zamzami.

Ia juga berharap kerja sama antara PWI dan sekolah-sekolah di Siak dapat terus terjalin, terutama dalam mempublikasikan kegiatan pendidikan yang positif.

Sementara itu, Ketua PWI Siak, Wiwik Widaningsih, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi jurnalistik PWI Siak ke sekolah-sekolah.

“Seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dan kepala sekolah tentang dunia pers, sekaligus membekali mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi palsu atau hoaks, terutama dari media sosial,” jelasnya.

Wiwik berharap, setelah seminar ini para peserta mampu menyaring informasi dengan lebih baik dan tidak lagi merasa alergi terhadap wartawan, khususnya yang bekerja secara profesional dan beretika. (RK1/*)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kopiah Sultan

25 April 2026 - 10:28 WIB

Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas

23 April 2026 - 09:09 WIB

Mahasiswa FIB Unilak Ikuti Latihan Zapin Siak Bersama Pemuda Sungai Mempura

23 April 2026 - 06:28 WIB

Penjelasan Kadisdik Siak Soal Seragam Gratis: UMKM ke Depan Wajib Terlibat

22 April 2026 - 08:55 WIB

Utusan Presiden Ingatkan Dokter Spesialis Siak: TPP Hanya Tambahan Penghasilan

21 April 2026 - 16:49 WIB

Trending di Siak