Pembukaan Pasar & Pergerakan Harian
Pada pembukaan perdagangan Senin (9/6), rupiah dibuka melemah 0,16% ke kisaran Rp 16.311/dolar AS, menjadikannya salah satu mata uang yang mengalami pelemahan terdalam di Asia pagi itu .
Seluruh pagi hingga siang, rupiah bergerak dalam rentang Rp 16.223 – Rp 16.387 per dolar, berfluktuasi mengikuti kondisi pasar .
Kurs Jual‑Beli BI & Money Changer (per pukul 07:10 WIB)
Bank Indonesia (via Radar Surabaya Bisnis) mencatat kurs rata-rata:
Kurs beli: Rp 16.223
Kurs jual: Rp 16.387 per dolar AS .
Sementara itu, data terbaru dari BCA per pukul 11:50 WIB menunjukkan:
e‑Rate BCA: beli Rp 16.185, jual Rp 16.345
TT Counter: beli Rp 16.140, jual Rp 16.440 .
Tren Mingguan & Bulanan
Dalam sepekan terakhir, tingkat fluktuasi rupiah relatif terbatas, bergerak dalam rentang Rp 16.245–16.315 .
Menurut data JISDOR BI: pada 5 Juni tercatat Rp 16.277, dan 4 Juni di Rp 16.305 .
Analisis & Faktor Penggerak
1. Sentimen global: kekhawatiran pasar terhadap penguatan dolar AS dan gejolak di Asia membuat rupiah cenderung melemah.
2. Intervensi BI: bank sentral masih menyiapkan skenario stabilisasi, baik lewat intervensi langsung maupun kebijakan likuiditas.
3. Faktor teknis domestic: tekanan jual dari eksportir atau repositioning portofolio domestik dapat memperlemah rupiah di pagi hari.
Ringkasan Kurs Senin, 9 Juni 2025
Waktu Kurs (Rp/dolar AS) Keterangan
Pembukaan ~Rp 16.311 Melemah ~0,16% pagi hari
Money changer (07:10 WIB) Beli 16.223 / Jual 16.387 Data dari Radar Surabaya Bisnis
BCA e‑Rate (11:50 WIB) Beli 16.185 / Jual 16.345 Zillow: Rp 16.140–16.440
Fluktuasi mingguan 16.245–16.315 Rentang stabil minggu ini
Outlook Singkat
Rupiah masih di bawah tekanan dari penguatan dolar AS global, terutama di sesi pagi.
Diperkirakan bergerak di kisaran Rp 16.200–16.400 hari ini, tergantung arus modal dan respons Bank Indonesia yang bisa mengintervensi jika pelemahan berlanjut.









