RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam merespons cepat laporan penumpukan sampah di kawasan Bukit Beliung, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. Setelah menerima aduan dari masyarakat yang disampaikan melalui program Halo Batam di Batam FM, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra langsung memerintahkan jajarannya untuk turun tangan.
Laporan tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Musofa, yang menyuarakan keresahan warga terkait kondisi lingkungan yang kian mengkhawatirkan akibat sampah yang menumpuk.
Menanggapi hal itu, Amsakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam tetap konsisten dalam penanganan persoalan kebersihan. Ia juga membantah anggapan bahwa semangat menjaga kebersihan kota hanya berlangsung di awal masa jabatan.
“Semangat kami tidak pernah surut. Penanganan masalah sampah terus kami dorong bersama seluruh pihak, termasuk menggugah kesadaran masyarakat,” ujar Amsakar, Selasa (tanggal disesuaikan).
Tak berselang lama, instruksi pun dikeluarkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam dan Camat Sekupang untuk segera melakukan pembersihan di lokasi terdampak.
Camat Sekupang, Kamarul Azmi, menyampaikan bahwa tim gabungan dari DLH dan Kecamatan Sekupang langsung bergerak dan mengangkut delapan truk sampah dari lokasi tersebut.
“Kami langsung bergerak setelah mendapat arahan dari Pak Wali. Bersama DLH, kami bersihkan sampah di kawasan Bukit Beliung. Total delapan dump truck sampah berhasil kami angkut,” kata Kamarul.
Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti komitmen Pemko Batam dalam menjaga kebersihan kota serta meningkatkan kualitas lingkungan. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Menjaga Batam tetap bersih adalah tanggung jawab bersama. Kami harap masyarakat dapat ikut berpartisipasi aktif mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya. (RK6)
Editor: Dana Asmara








