Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan Bina Desa Mahasiswa PBM FIB Unilak Dalami Adat Pernikahan Mempura Siak LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

Batam

Ricuh Forum Klarifikasi Pers di Batam, Wartawan Senior: Saya Dijebak, Ini Bukan Diskusi Tapi Premanisme

badge-check


					Forum Diskusi antarjurnalis di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (14/6/2025). F: Humas PWI Batam Perbesar

Forum Diskusi antarjurnalis di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (14/6/2025). F: Humas PWI Batam

RiauKepri.com, BATAM – Forum yang dijanjikan sebagai ruang diskusi antarjurnalis di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (14/6/2025), berubah ricuh. Wartawan senior Marganas Nainggolan menyebut dirinya merasa dijebak dalam forum bertajuk Klarifikasi Pers yang berujung dugaan pengeroyokan terhadap Ketua PWI Batam, M Khafi Ashary.

Marganas menjelaskan, dirinya awalnya dihubungi oleh seseorang bernama Ali Saragih yang mengaku wartawan dari hallopost.com. Ia diminta untuk memfasilitasi pertemuan dengan Khafi guna menyikapi pemberitaan yang belakangan dinilai merugikan pihak tertentu.

“Karena rasa empati dan solidaritas sesama jurnalis, saya tanggapi dengan niat baik. Tapi yang terjadi di lokasi jauh dari semangat diskusi,” ujar Marganas dalam konferensi pers di Sekretariat PWI Batam pada malam harinya.

Ia menuturkan, forum sejak awal sudah menunjukkan tanda-tanda tidak kondusif. Materi yang dibawakan Khafi, khususnya terkait pentingnya sertifikasi dan kompetensi wartawan, justru memicu reaksi keras dari sebagian peserta.

“Forum berubah menjadi ajang interogasi. Saat kericuhan pecah, saya nilai itu sudah masuk kategori pengeroyokan. Ini jauh dari etika jurnalistik,” tegas Marganas.

Dalam insiden tersebut, Khafi sempat dievakuasi keluar ruangan dalam kondisi diduga mengalami kekerasan fisik. Sementara anggota PWI lainnya, Faisal, ikut menjadi korban saat berusaha melindungi Khafi. Ia terjatuh dan mengalami cedera pada kaki hingga harus menjalani visum.

Marganas juga menegaskan dirinya tidak pernah menyebut wartawan sebagai preman. Namun, tindakan intimidatif dan kekerasan fisik di forum tersebut, menurutnya, mencerminkan praktik premanisme yang tidak bisa ditoleransi dalam dunia pers.

“Jika forum ini benar-benar dihadiri oleh insan pers yang berintegritas dan berwawasan, kejadian semacam ini tidak akan terjadi. Ini bukan diskusi, ini jebakan,” tegasnya.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyampaikan keprihatinan dan menekankan pentingnya menjaga marwah profesi jurnalis. Ia menyebut PWI tidak pernah bermaksud mendiskreditkan wartawan dari media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

Namun demikian, Saibansah menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap oknum yang menyalahgunakan profesi untuk melakukan intimidasi atau pemerasan.

“Kita tidak bisa biarkan profesi ini dirusak oleh segelintir orang. Jika ada indikasi premanisme, terlebih terhadap institusi seperti sekolah dan guru sebagaimana laporan belakangan ini, harus ada klarifikasi dan penindakan,” ujarnya saat dihubungi.

PWI Kepri menyatakan akan mengawal kasus ini dan menyerahkannya pada proses hukum demi menjaga kehormatan profesi jurnalis yang bertanggung jawab dan beretika. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

10 Juni 2026 - 16:38 WIB

Kecam Pemajangan Foto Wakil Ketua dengan Label “Black List”, PWI Kepri Desak HH Club Pulihkan Nama Baik LCM

10 Juni 2026 - 13:09 WIB

PWI-BNNP Kepri Mitra Strategis Dalam Rangka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

9 Juni 2026 - 17:53 WIB

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diduga Geng Motor Tusuk Karyawan Pabrik Pulang Kerja Dini Hari di Pesona Asri Batam Center

5 Juni 2026 - 16:44 WIB

Trending di Batam