Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 27 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat Ruang Asa Project Hadirkan Topi Harapan, Bangkitkan Semangat Anak YKAKI Riau Plt Dirut BRK Syariah Dampingi Plt Gubri Lepas JCH Riau di Batam Penggerebekan Sabu 13 Gram di Jalan Joyo Talang Muandau, Dua Pelaku Positif Amfetamin Diamankan

Batam

Ricuh Forum Klarifikasi Pers di Batam, Wartawan Senior: Saya Dijebak, Ini Bukan Diskusi Tapi Premanisme

badge-check


					Forum Diskusi antarjurnalis di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (14/6/2025). F: Humas PWI Batam Perbesar

Forum Diskusi antarjurnalis di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (14/6/2025). F: Humas PWI Batam

RiauKepri.com, BATAM – Forum yang dijanjikan sebagai ruang diskusi antarjurnalis di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (14/6/2025), berubah ricuh. Wartawan senior Marganas Nainggolan menyebut dirinya merasa dijebak dalam forum bertajuk Klarifikasi Pers yang berujung dugaan pengeroyokan terhadap Ketua PWI Batam, M Khafi Ashary.

Marganas menjelaskan, dirinya awalnya dihubungi oleh seseorang bernama Ali Saragih yang mengaku wartawan dari hallopost.com. Ia diminta untuk memfasilitasi pertemuan dengan Khafi guna menyikapi pemberitaan yang belakangan dinilai merugikan pihak tertentu.

“Karena rasa empati dan solidaritas sesama jurnalis, saya tanggapi dengan niat baik. Tapi yang terjadi di lokasi jauh dari semangat diskusi,” ujar Marganas dalam konferensi pers di Sekretariat PWI Batam pada malam harinya.

Ia menuturkan, forum sejak awal sudah menunjukkan tanda-tanda tidak kondusif. Materi yang dibawakan Khafi, khususnya terkait pentingnya sertifikasi dan kompetensi wartawan, justru memicu reaksi keras dari sebagian peserta.

“Forum berubah menjadi ajang interogasi. Saat kericuhan pecah, saya nilai itu sudah masuk kategori pengeroyokan. Ini jauh dari etika jurnalistik,” tegas Marganas.

Dalam insiden tersebut, Khafi sempat dievakuasi keluar ruangan dalam kondisi diduga mengalami kekerasan fisik. Sementara anggota PWI lainnya, Faisal, ikut menjadi korban saat berusaha melindungi Khafi. Ia terjatuh dan mengalami cedera pada kaki hingga harus menjalani visum.

Marganas juga menegaskan dirinya tidak pernah menyebut wartawan sebagai preman. Namun, tindakan intimidatif dan kekerasan fisik di forum tersebut, menurutnya, mencerminkan praktik premanisme yang tidak bisa ditoleransi dalam dunia pers.

“Jika forum ini benar-benar dihadiri oleh insan pers yang berintegritas dan berwawasan, kejadian semacam ini tidak akan terjadi. Ini bukan diskusi, ini jebakan,” tegasnya.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyampaikan keprihatinan dan menekankan pentingnya menjaga marwah profesi jurnalis. Ia menyebut PWI tidak pernah bermaksud mendiskreditkan wartawan dari media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

Namun demikian, Saibansah menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap oknum yang menyalahgunakan profesi untuk melakukan intimidasi atau pemerasan.

“Kita tidak bisa biarkan profesi ini dirusak oleh segelintir orang. Jika ada indikasi premanisme, terlebih terhadap institusi seperti sekolah dan guru sebagaimana laporan belakangan ini, harus ada klarifikasi dan penindakan,” ujarnya saat dihubungi.

PWI Kepri menyatakan akan mengawal kasus ini dan menyerahkannya pada proses hukum demi menjaga kehormatan profesi jurnalis yang bertanggung jawab dan beretika. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plt Dirut BRK Syariah Dampingi Plt Gubri Lepas JCH Riau di Batam

26 April 2026 - 13:15 WIB

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Sepakat Tunda Pengesahan Ranperda LAM hingga Mei

25 April 2026 - 13:43 WIB

477 Personel Polda Kepri Dimutasi, Rotasi Jabatan untuk Penyegaran dan Peningkatan Kinerja

24 April 2026 - 18:39 WIB

Jaga Marwah Organisasi, PWI Kepri Minta DK Evaluasi Legalitas Anggota di Wadah KJK

24 April 2026 - 14:45 WIB

DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Edukasi Siswa Kelas VI SDIT Tunas Cendekia

24 April 2026 - 07:06 WIB

Trending di Batam