RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Kota Batam untuk mengikuti ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (20/6/2025). Dengan penuh optimisme, Amsakar memasang target tinggi—Batam harus kembali menjadi juara umum.
“Batam punya sejarah sebagai juara. Kita harus mengulang itu lagi. Mulai dari keyakinan, lalu ditopang oleh usaha maksimal,” ujar Amsakar saat memberikan sambutan di halaman Kantor Wali Kota Batam.
Kafilah Batam diketahui membawa puluhan peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat di tingkat kota. Ajang STQH tahun ini digelar di Tanjungpinang dan akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Kepri.
Dalam arahannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga semangat, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti kompetisi. Ia juga menitipkan harapan agar para peserta menjaga nama baik Kota Batam, baik di dalam maupun di luar arena lomba.
“Kompetisi itu soal proses, bukan semata hasil. Tapi kita harus yakin, bisa, dan pantang menyerah. Jangan lupa jaga kesehatan dan solidaritas,” ucapnya memberi semangat.
Sebagai bentuk dukungan pribadi, Amsakar menyatakan telah menyiapkan hadiah berupa uang tunai Rp50 juta jika Kafilah Batam berhasil membawa pulang gelar juara umum STQH tahun ini. Selain itu, seluruh rombongan—mulai dari peserta, pelatih, hingga panitia—juga menerima uang saku yang besarannya berkisar antara Rp1,25 juta hingga Rp2,5 juta per orang.
“Hadiah ini bukan tujuan utama, tapi bentuk apresiasi atas perjuangan kalian semua. Jadikan ini motivasi untuk tampil sebaik mungkin,” katanya.
Mengakhiri pesannya, Amsakar mengucapkan doa dan harapan untuk seluruh kafilah: “Selamat jalan, selamat berjuang. Pulanglah dengan membawa kebanggaan untuk Batam.”
Ajang STQH XI ini menjadi salah satu momentum penting bagi Batam untuk kembali menegaskan posisi sebagai daerah unggulan dalam pembinaan seni baca Al-Qur’an dan hadis di tingkat provinsi. (RK6)
Editor: Dana Asmara







