RiauKepri.com, PEKANBARU- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebutkan bahwa perubahan kepemimpinan di Pekanbaru tidak hanya sekadar pergantian sosok, tetapi juga menyangkut perubahan pola kerja dan arah kebijakan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara Hari Jadi ke-241 Kota Pekanbaru di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Senin (23/6/2025). Dalam amanatnya, Agung menyebut bahwa pemerintah kota saat ini ingin membawa pendekatan baru dalam tata kelola pemerintahan.
“Pemimpin hari ini bukan hanya ganti pemain, tapi ganti cara bermain. Kami ingin meningkatkan kinerja, baik dari ASN maupun Tenaga Harian Lepas (THL),” kata Agung.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar sedang mengevaluasi sistem penggajian yang ada, terutama untuk memastikan kesejahteraan para pegawai.
Tak hanya itu, Agung menegaskan komitmen untuk membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 14 bulan dan menaikkan gaji THL, dengan catatan peningkatan hak harus diiringi peningkatan kinerja.
Pada peringatan HUT ke-241 ini, Pemerintah Kota juga memberikan penghargaan kepada unsur Forkopimda yang dinilai berkontribusi besar dalam pembangunan kota.
Agung turut menyampaikan klaim bahwa Kota Pekanbaru telah mencapai target “zero sampah” pada 23 Juni. Ia mengingatkan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik dalam pemerintahan.
“Pemerintah tidak boleh baper. Ketika salah, kita harus siap dikritik. Ketika berhasil, jangan minta dipuji,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Agung menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia menuju Pekanbaru sebagai kota cerdas. “Kita tidak hanya ingin jadi smart city, tapi juga punya smart citizen. Masyarakat yang cerdas memilah sampah adalah contohnya,” ujarnya. (RK1)







