Menu

Otomatis
Breaking News

Batam

Kapal Terbakar di Batam, 8 Korban, 5 Dikabar Meninggal

badge-check

Kapal Terbakar di kawasan galangan kapal PT ASL, Tanjunguncang, Batam, Kepri. F: Ist Perbesar

Kapal Terbakar di kawasan galangan kapal PT ASL, Tanjunguncang, Batam, Kepri. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM- Langit Batuaji berubah kelabu. Asap hitam pekat membubung tinggi, menutupi matahari sore. Di kawasan galangan kapal PT ASL, Tanjunguncang, Batam, Kepri, suara ledakan memecah kesunyian. Api menjilat tubuh kapal yang terbakar hebat, dan jeritan minta tolong terdengar dari dalam lambung besi yang kini jadi perangkap maut.

Selasa (24/6/2025), tragedi itu dikabarkan menewaskan lima orang pekerja. Tiga lainnya masih bertahan dalam kondisi kritis, dirawat intensif di IGD RS Graha Hermine, Batuaji.

“Dua jenazah, atas nama Gunawan dan Hermansyah Putra, sudah di kamar jenazah RS Mutiara Aini. Tiga lainnya masih dievakuasi,” ujar Andi, salah satu petugas lapangan.

Di tengah suasana penuh kepanikan, petugas medis dan tim penyelamat berjibaku menembus asap dan panas demi mengeluarkan para korban. Salah satu korban selamat, Amel Rivensky Gembiran Nababan (25), dilarikan dalam kondisi luka bakar serius. Dua korban lainnya belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih kritis.

Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pemotongan bagian tangki kapal di ruang tertutup. Percikan api dari alat potong diduga menyambar sisa bahan mudah terbakar di dalamnya, lalu meledak.

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu mengaku ngeri. “Ledakannya besar sekali, terus api langsung besar dan asap hitamnya naik tinggi. Kami langsung keluar rumah karena takut ada ledakan susulan,” kata Dinda, warga Perumahan Marina.

Hingga malam, suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Garis polisi membentang, menyisakan aroma gosong dan sisa kepanikan yang belum hilang. Di rumah sakit, keluarga korban mulai berdatangan dengan wajah cemas dan mata basah, menanti kabar pasti dari orang-orang tercinta yang pagi tadi masih berangkat kerja dengan harapan.

Satu per satu, nama-nama korban disebut. Harapan berubah jadi duka. Tragedi ini tak hanya meninggalkan luka fisik, tapi juga luka batin, yang butuh waktu lama untuk pulih. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

16 Sep 2026 - 05:38 WIB

PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

Sepuluh Hektare Lahan di Bulang, Dua Nyawa Melayang

15 Sep 2026 - 08:04 WIB

Sepuluh Hektare Lahan di Bulang, Dua Nyawa Melayang

Bentrok Antarkelompok di Barelang, Dua Tewas

14 Sep 2026 - 20:04 WIB

Bentrok Antarkelompok di Barelang, Dua Tewas

Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang

13 Sep 2026 - 19:54 WIB

Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang

PWI Kepri Lahirkan Tradisi Baru Bernama Anugerah Warta Marwah

12 Sep 2026 - 21:18 WIB

PWI Kepri Lahirkan Tradisi Baru Bernama Anugerah Warta Marwah
Trending di Batam