Menu

Otomatis
Breaking News

Batam

Fokus Rakyat, APBD Batam 2025 Dirombak: Prioritas UMKM, Lansia, dan Infrastruktur

badge-check

 Rapat Paripurna DPRD Batam. F: Ist Perbesar

Rapat Paripurna DPRD Batam. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk mengarahkan anggaran daerah secara lebih tajam dan tepat sasaran pada kebutuhan rakyat. Dalam Rapat Paripurna DPRD Batam, Rabu (2/7/2025), Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan jawaban resmi atas pandangan seluruh fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Amsakar menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan masukan dari DPRD, serta menegaskan bahwa perubahan APBD ini menjadi strategi untuk menjawab tantangan pembangunan prioritas yang menyentuh langsung kepentingan warga.

“Kami menyusun perubahan ini dengan semangat reformasi layanan publik, penguatan sektor ekonomi rakyat, dan percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Amsakar.

Digitalisasi Pajak hingga Perlindungan Sosial

Di antara fokus utama perubahan APBD ini adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi, penambahan personel retribusi sampah, hingga optimalisasi pemanfaatan aset daerah bersama swasta.

Untuk belanja operasi, anggaran naik sebesar 6,61 persen dan akan diarahkan ke kebutuhan langsung masyarakat seperti belanja pegawai CPNS dan PPPK baru, peningkatan layanan kebersihan, sektor kesehatan, hibah, serta bantuan sosial.

Sementara itu, lonjakan belanja modal sebesar 25,70 persen akan digunakan untuk memperkuat fasilitas publik, termasuk pengadaan alat penanganan sampah, pembangunan sarana pendidikan, peningkatan jalan, dan penanganan banjir.

Subsidi dan UMKM Jadi Prioritas

Amsakar juga menggarisbawahi pentingnya program subsidi sembako dan bunga pinjaman UMKM, bantuan untuk lansia dan pekerja rentan, serta peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan.

“Pemko sejalan dengan DPRD agar APBD benar-benar pro-rakyat, responsif, dan solutif,” ucapnya.

Pengawasan Diperketat, Efisiensi Diutamakan

Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas tata kelola keuangan daerah, Amsakar menyebut akan memperkuat peran Inspektorat Daerah, mendorong evaluasi menyeluruh terhadap BUMD, serta mendorong efisiensi belanja agar tidak membebani APBD.

Ia berharap pembahasan selanjutnya berjalan lancar dan program prioritas segera bisa dirasakan masyarakat.

“Semua masukan DPRD menjadi catatan penting bagi kami. Kami ingin perubahan APBD ini benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan dijalankan dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi,” tutupnya. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polda Kepri dan PDRM Sepakati 12 Langkah Strategis Berantas TPPO dan Narkoba Lintas Negara

12 Sep 2026 - 11:05 WIB

Polda Kepri dan PDRM Sepakati 12 Langkah Strategis Berantas TPPO dan Narkoba Lintas Negara

DPRD Kota Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp294,35 Miliar

12 Sep 2026 - 10:18 WIB

DPRD Kota Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp294,35 Miliar

Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi DPRD Kota Batam Sampaikan Pemandangan Umum Terkait Ranperda APBD 2027

12 Sep 2026 - 06:41 WIB

Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi DPRD Kota Batam Sampaikan Pemandangan Umum Terkait Ranperda APBD 2027

Lewat ‘Noah Menyapa’ Ketua PWI Kepri Ingatkan Umat WaspadaI Travel Umrah Nakal

10 Sep 2026 - 08:10 WIB

Lewat ‘Noah Menyapa’ Ketua PWI Kepri Ingatkan Umat WaspadaI Travel Umrah Nakal

Kabid Propam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Titip “Wasiat” ke PWI, Teruskan Program Ngos-Ngosan

6 Sep 2026 - 09:39 WIB

Kabid Propam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Titip “Wasiat” ke PWI, Teruskan Program Ngos-Ngosan
Trending di Batam