RiauKepri.com, PEKANBARU- Sebagian warga Kota Pekanbaru dibuat heran dengan baliho ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 dari Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto yang terpasang di kawasan Gubernuran, Jalan Diponegoro. Pasalnya, terjadi kesalahan penulisan kata “Bhayangkara” yang seharusnya ditulis tapi menjadi “Bhayakangkara.”
Baliho berukuran besar dengan foto Gubri dan Wagubri berdampingan itu baru disadari salah ketik oleh warga pada Kamis, 3 Juli 2025. Kesalahan itu sontak jadi perbincangan hangat di sejumlah grup WhatsApp masyarakat Riau.
“Ya, salah huruf. Baru sadar, padahal setiap hari saya lewat di depan Gubernuran karena kantor saya dekat situ juga. Seingat saya, baliho itu sudah hampir seminggu terpasang,” ungkap Rizal, salah satu warga, dalam sebuah percakapan grup WhatsApp.
Kesalahan itu menuai kritik dan sindiran. Beberapa netizen bahkan mengaitkan insiden ini dengan isu keretakan hubungan antara Gubri Abdul Wahid dan Wagubri SF Hariyanto, yang belakangan memang santer diberitakan renggang.
“Yang jelas ini sebuah kelalaian dalam bekerja,” komentar Dio, rekan kerja Rizal, yang ikut menyoroti kualitas pemeriksaan materi publik oleh tim protokoler dan humas pemerintah.
Sebagai informasi, “Bhayangkara” merupakan istilah yang merujuk pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “pelindung dari bahaya”. Sedangkan kata “Bhayakangkara” yang tertulis di baliho tidak memiliki arti yang jelas dan dianggap keliru secara substansi maupun etika publikasi resmi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemprov Riau mengenai kesalahan penulisan tersebut, termasuk apakah baliho akan segera diturunkan atau diganti. (RK1)







