RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang meningkatkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dasar dengan menambah jumlah seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP pada tahun ajaran 2025. Jika sebelumnya hanya dua stel yang disediakan, tahun ini setiap siswa akan menerima empat stel sekaligus.
Seragam yang akan dibagikan mencakup seragam OSIS, batik, olahraga, serta pakaian kurung Melayu—menunjukkan sentuhan kearifan lokal dalam program pendidikan.
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H, menegaskan bahwa seragam gratis tersebut harus sudah diterima siswa pada awal masa sekolah, bukan menjelang akhir tahun ajaran. Ia meminta Dinas Pendidikan untuk mengawasi pelaksanaan pengadaan secara ketat dan memastikan distribusi berjalan sesuai jadwal.
“Jangan sampai seragam diberikan saat murid sudah hampir tamat. Ini soal efektivitas program dan bagaimana siswa benar-benar merasakan manfaatnya sejak awal,” ujar Lis dalam keterangannya, Selasa (8/7).
Untuk menghindari keterlambatan distribusi seperti tahun sebelumnya, Wali Kota mendorong agar koordinasi antara Dinas Pendidikan dan pihak sekolah diperkuat. Pendataan jumlah siswa dan pengukuran seragam harus segera dilakukan saat siswa mulai masuk sekolah.
“Pengadaan ini jangan berlarut-larut. Kita ingin dalam waktu satu bulan seragam gratis ini sudah diterima siswa. Ini soal pelayanan publik yang harus cepat dan tepat,” tegasnya.
Program seragam gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk meringankan beban orang tua serta memberikan semangat baru bagi para siswa memulai tahun ajaran dengan penuh percaya diri. (RK9)
Editor: Dana Asmara










