RiauKepri.com, PEKANBARU – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan seni dan budaya di Riau dengan mengunjungi Gedung baru Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) di Jalan Garuda, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Rabu (16/7/2025).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. Nopriadi, SKM, M.Kes, dan disambut hangat oleh Direktur AKMR, Dr. Muhammad Syafii, M.Si, bersama jajaran pengurus. Meski berlangsung secara mendadak, suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh semangat kolaborasi.
Dalam pertemuan tertutup yang digelar di ruang Direktur AKMR, Dr. Syafii mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan tersebut, serta harapan besar agar LLDIKTI dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan AKMR sebagai institusi pendidikan seni berbasis budaya Melayu.
“Kami mohon bimbingan dan arahan dari LLDIKTI Wilayah XVII. Gedung baru ini adalah langkah awal bagi AKMR untuk berkontribusi lebih besar terhadap visi kebudayaan Riau yang digaungkan Gubernur Riau, Bapak Abdul Wahid,” ujar Syafii.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Lembaga Adat Melayu Riau juga telah memberikan dukungan terhadap pengembangan AKMR, sejalan dengan misi menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal melalui jalur pendidikan tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala LLDIKTI XVII Dr. Nopriadi menyatakan komitmen penuh lembaganya untuk mendukung AKMR, dengan catatan pentingnya pemenuhan administrasi dan legalitas sebagai perguruan tinggi.
“Silakan datang ke kantor kami. Kami siap membantu percepatan administrasi agar AKMR bisa segera beroperasi secara maksimal dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan kebudayaan di Riau,” tegasnya.
Usai diskusi, rombongan LLDIKTI XVII meninjau langsung kondisi gedung baru AKMR, yang kini menjadi pusat aktivitas pendidikan seni di bawah naungan nilai-nilai budaya Melayu. Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara LLDIKTI dan AKMR. (RK5)
Editor: Dana Asmara







