Menu

Mode Gelap
Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan HPN 2026 di Jemaja Berlangsung Meriah, Bupati Aneng Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Ribuan Warga Pulau Jemaja Padati Lapangan Bola Kelurahan Letung, Meriahkan Jalan Santai HPN 2026, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Lingga

Anak Desa Bisa Hebat: Resun Buktikan Lewat DAFA Award 2025

badge-check


					Foto bersama pengumuman penghargaan prestisius itu puncak acara Lokakarya Forum Anak Nasional (FAN). F: Ist Perbesar

Foto bersama pengumuman penghargaan prestisius itu puncak acara Lokakarya Forum Anak Nasional (FAN). F: Ist

RiauKepri.com, JAKARTA – Desa Resun, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mencuri perhatian nasional setelah dinobatkan sebagai Forum Anak Desa Terbaik dalam ajang DAFA Award 2025. Penghargaan prestisius itu diumumkan pada puncak acara Lokakarya Forum Anak Nasional (FAN) di Jakarta, Ahad (20/7/2025), sekaligus memperingati Hari Anak Nasional 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan anak-anak di desa bukanlah mimpi. Lewat pendekatan partisipatif, Forum Anak Desa Resun berhasil menciptakan ruang aman, inklusif, dan penuh semangat kolaboratif bagi anak-anak. Mereka aktif menjadi pelopor perubahan dan pelapor berbagai isu yang menyangkut hak-hak anak.

Ajang DAFA Award 2025 sendiri merupakan inisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan UNICEF, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif Forum Anak di tingkat daerah. Desa Resun keluar sebagai yang terbaik setelah melalui sejumlah tahapan penilaian, termasuk keberhasilan membangun komunikasi lintas generasi serta program konkret yang mendukung perlindungan anak.

Kepala Desa Resun, Hairul Mazi, menyatakan kebanggaannya atas capaian ini. “Anak-anak di desa harus diberi ruang untuk berkembang, bersuara, dan ikut membangun desa. Penghargaan ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan yang lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri PPPA , Menteri PPPA, menyebut Forum Anak Desa Resun sebagai contoh praktik baik yang perlu direplikasi di berbagai wilayah. “Keterlibatan anak-anak dalam pembangunan desa bukan hanya simbolik, tapi benar-benar bisa memberi dampak nyata,” ujarnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi desa-desa lain di Kabupaten Lingga, bahkan di seluruh Indonesia, untuk mengarusutamakan peran anak sebagai bagian penting pembangunan berkelanjutan. (RK10)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Banten Lepas Tim Ekspedisi PWI Kepri, Touring Lintas 13 Negara Menuju Tanah Suci Sempena HPN 2026

10 Februari 2026 - 06:43 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Komunitas Honda ADV Banten Iringi Pelepasan Agus Bagjana Jelajah 13 Negara

9 Februari 2026 - 09:14 WIB

PWI Pusat dan Artha Graha Peduli Turut Gelar Baksos di Ponpes Nurul Ibad Banten munuju HPN 2026

9 Februari 2026 - 09:02 WIB

Utusan Khusus Presiden Terpesona dengan Destinasi Wisata Sejarah Siak

8 Februari 2026 - 12:05 WIB

Trending di Nasional