Menu

Mode Gelap
Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah Menampi Dedap Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat Billy Yusak Resmi Memimpin BM Kosgoro 1957 Bintan

Karimun

Budidaya Rumput Laut Kepri Tembus 15 Ribu Ton, Teknologi Jadi Kunci Masa Depan

badge-check


					Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura hadiri panen raya rumput laut di Kecamatan Sugie Besar Kabupaten Karimun. F: Ist Perbesar

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura hadiri panen raya rumput laut di Kecamatan Sugie Besar Kabupaten Karimun. F: Ist

RiauKepri.com, KARIMUN – Provinsi Kepulauan Riau semakin serius menjadikan sektor maritim sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat menghadiri Panen Raya Rumput Laut sebanyak 100 ton di Desa Sugie, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Senin (21/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Wagub menyoroti potensi besar yang dimiliki Kepri dalam budi daya rumput laut. Bahkan, menurutnya, jika dikelola dengan maksimal, rumput laut bisa menjadi komoditas ekspor andalan dan sumber penghasilan baru bagi masyarakat pesisir.

“Potensi kelautan kita sangat besar. Produksi rumput laut tahun 2024 sudah mencapai 15.861 ton dan masih bisa ditingkatkan dengan teknologi dan perluasan wilayah budi daya,” tegas Nyanyang.

Wagub juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) untuk meningkatkan hasil produksi dan memastikan standar kualitas internasional.

“Ke depan kita harus masuk ke fase modernisasi budi daya. Produk yang kita hasilkan harus bersaing di pasar global, dan itu butuh dukungan teknologi,” lanjutnya.

Menurutnya, sebagian besar hasil rumput laut dari Kepri saat ini sudah diekspor ke berbagai negara. Ini menjadi bukti bahwa pasar internasional sangat terbuka untuk komoditas laut asal Kepri.

“Jika dikelola dengan baik, Kepri bisa menjadi sentra ekspor rumput laut di Asia. Tapi butuh kolaborasi, inovasi, dan komitmen semua pihak,” jelasnya.

Adapun lokasi budi daya rumput laut di Kepri saat ini masih terpusat di wilayah Sugie Besar (Karimun), Belakang Padang (Batam), dan Singkep Pesisir (Lingga). Wagub berharap area ini bisa diperluas ke daerah pesisir lain yang memiliki potensi serupa.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Said Sudrajat, Anggota Tim Percepatan Pembangunan Nurdin Basirun, serta jajaran pejabat kelautan setempat. (RK10)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula Dengan Cangkul, Kelompok Tani Mitra Mandiri Mendapat Kultivator dari PT Timah Tbk

7 Januari 2026 - 12:56 WIB

PT TIMAH Tbk Serahkan Bantuan Bioflok dan Bibit Ikan Untuk Kelompok Tempayan 2

7 Januari 2026 - 12:51 WIB

Agar Mangrove Tak Punah, PT TIMAH Tbk Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Kobel Kundur

13 Desember 2025 - 08:02 WIB

Warga Sumatera Barat Perantauan di Pulau Kundur, Galang Dana Peduli Bencana Alam untuk Sumbar

29 November 2025 - 20:46 WIB

Malam Puncak Resepsi HUT Ke 80 PGRI Ungar Berlangsung Meriah

27 November 2025 - 06:38 WIB

Trending di Karimun