Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 10 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Tanjungpinang, Batam hingga Natuna Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat Konsul Malaysia Kunjungi Imigrasi Selatpanjang, Tekankan Jalur Legal demi Lindungi PMI Buktikan Pembinaan Berbuah Prestasi, Pelti Tanjungpinang Lampaui Target di Popda Kepri Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik Asisten II: Bupati Afni Perintahkan Seluruh BUMD Siak Diaudit!

Pekanbaru

Karhutla Riau Belum Terkendali, Menteri Lingkungan Hidup Malu Undang Dubes ASEAN

badge-check


					Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup. F: Net Perbesar

Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup. F: Net

RiauKepri.com, PEKANBARU– Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengaku merasa malu mengundang para Duta Besar negara-negara ASEAN ke Indonesia akibat belum tertanganinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, khususnya di wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir yang masih dilanda kebakaran besar.

Pernyataan itu disampaikan Hanif dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu (23/7/2025).

“Melihat karhutla di Rokan Hulu dan Rokan Hilir yang masih demikian besar, malu rasanya saya mengundang para Dubes ASEAN,” kata Hanif, yang hadir dalam kapasitas sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto untuk menangani krisis asap dan karhutla di Riau.

Rapat ASEAN Ditunda, Fokus Padamkan Api

Hanif mengungkapkan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebenarnya telah menjadwalkan pertemuan dengan para duta besar ASEAN pada Kamis (24/7/2025), dalam kerangka kerja sama ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACC THPC), Indonesia menjadi negara tuan rumah dan sekretariatnya berada di bawah KLHK.

Namun, agenda itu terpaksa ditunda karena kondisi lapangan yang dinilai belum pantas untuk diperlihatkan.

“Saya minta izin untuk menggeser acara itu minggu depan, setelah Karhutla ini minimal dapat kita tekan,” ujarnya di hadapan unsur pemerintah daerah dan Forkopimda Riau.

Presiden Tugaskan Menteri Tangani Karhutla Riau

Penugasan langsung Menteri Lingkungan Hidup ini merupakan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto menyusul memburuknya kondisi udara dan terus bertambahnya titik panas di Riau.

Hingga Rabu malam, Riau mencatat 207 hotspot, tertinggi di Sumatera, dengan Rokan Hilir dan Rokan Hulu sebagai penyumbang utama titik api.

Menteri Hanif juga menyampaikan bahwa upaya pemadaman akan terus dimaksimalkan, baik melalui operasi darat, water bombing tiga helikopter, maupun modifikasi cuaca. (RK5)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuntutan 8,5 Tahun Menghampiri Abdul Wahid, Ruang Sidang Berlanjut ke Pledoi

9 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bersaing dengan Kampus se-Riau, Mahasiswa Unilak Sabet Tiga Gelar Juara Peksimida 2026

9 Juli 2026 - 10:20 WIB

Unilak Kukuhkan Prestasi, Rebut Juara Umum II di Liga Talenta Mahasiswa LLDIKTI XVII

8 Juli 2026 - 10:30 WIB

BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

8 Juli 2026 - 00:40 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Global, PNBP Visa Imigrasi Tumbuh 6,42 Persen pada Semester I 2026

7 Juli 2026 - 20:17 WIB

Trending di Nasional