Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Nelayan, Polsek Kundur Dayung Sepeda ke Ungar, Sambil Serahkan Baju Pelampung dan Sembako Untuk Nelayan Teken PKS, Kolaborasi Pemkab Bintan dan Kejari Bintan Tangani Hukum Bidang DATUN BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah Penguatan Budaya “BerAKHLAK” Jadi Strategi Sekretariat DPRD Riau Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik 32 PMI Deportasi Tiba di Dumai, Pulang dengan Harap Baru Usai Lebaran Warga Minas Tutup Jalan Provinsi, Bupati Siak Lapor Gubernur Riau

Pekanbaru

Karhutla Riau Belum Terkendali, Menteri Lingkungan Hidup Malu Undang Dubes ASEAN

badge-check


					Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup. F: Net Perbesar

Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup. F: Net

RiauKepri.com, PEKANBARU– Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengaku merasa malu mengundang para Duta Besar negara-negara ASEAN ke Indonesia akibat belum tertanganinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, khususnya di wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir yang masih dilanda kebakaran besar.

Pernyataan itu disampaikan Hanif dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu (23/7/2025).

“Melihat karhutla di Rokan Hulu dan Rokan Hilir yang masih demikian besar, malu rasanya saya mengundang para Dubes ASEAN,” kata Hanif, yang hadir dalam kapasitas sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto untuk menangani krisis asap dan karhutla di Riau.

Rapat ASEAN Ditunda, Fokus Padamkan Api

Hanif mengungkapkan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebenarnya telah menjadwalkan pertemuan dengan para duta besar ASEAN pada Kamis (24/7/2025), dalam kerangka kerja sama ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACC THPC), Indonesia menjadi negara tuan rumah dan sekretariatnya berada di bawah KLHK.

Namun, agenda itu terpaksa ditunda karena kondisi lapangan yang dinilai belum pantas untuk diperlihatkan.

“Saya minta izin untuk menggeser acara itu minggu depan, setelah Karhutla ini minimal dapat kita tekan,” ujarnya di hadapan unsur pemerintah daerah dan Forkopimda Riau.

Presiden Tugaskan Menteri Tangani Karhutla Riau

Penugasan langsung Menteri Lingkungan Hidup ini merupakan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto menyusul memburuknya kondisi udara dan terus bertambahnya titik panas di Riau.

Hingga Rabu malam, Riau mencatat 207 hotspot, tertinggi di Sumatera, dengan Rokan Hilir dan Rokan Hulu sebagai penyumbang utama titik api.

Menteri Hanif juga menyampaikan bahwa upaya pemadaman akan terus dimaksimalkan, baik melalui operasi darat, water bombing tiga helikopter, maupun modifikasi cuaca. (RK5)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penguatan Budaya “BerAKHLAK” Jadi Strategi Sekretariat DPRD Riau Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

13 April 2026 - 13:18 WIB

Muda Berangkat ke Tanah Suci, Azka dan Nazib Menjemput Panggilan Haji di Usia 20 Tahun

13 April 2026 - 10:47 WIB

Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

13 April 2026 - 08:03 WIB

Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah

12 April 2026 - 18:56 WIB

Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

12 April 2026 - 15:33 WIB

Trending di Pekanbaru