Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Nelayan, Polsek Kundur Dayung Sepeda ke Ungar, Sambil Serahkan Baju Pelampung dan Sembako Untuk Nelayan Teken PKS, Kolaborasi Pemkab Bintan dan Kejari Bintan Tangani Hukum Bidang DATUN BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah Penguatan Budaya “BerAKHLAK” Jadi Strategi Sekretariat DPRD Riau Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik 32 PMI Deportasi Tiba di Dumai, Pulang dengan Harap Baru Usai Lebaran Warga Minas Tutup Jalan Provinsi, Bupati Siak Lapor Gubernur Riau

Riau

Ini Cara Gubri Riau Wahid Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

badge-check


					Gubri Wahid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Dumai, Selasa (29/7/2025). Perbesar

Gubri Wahid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Dumai, Selasa (29/7/2025).

RiauKepri.com, DUMAI – Gubernur Riau Abdul Wahid terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program strategis berbasis kebutuhan riil. Salah satunya ditunjukkan dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Dumai, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sarana dan prasarana usaha perikanan kepada nelayan dan pembudidaya ikan, sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi produktif masyarakat pesisir.

“Program pembangunan rumah layak huni dan bantuan untuk pelaku usaha perikanan ini bukan hanya bentuk perhatian pemerintah, tetapi juga investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Gubernur Abdul Wahid dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pembangunan sosial tidak bisa hanya mengandalkan seremonial, melainkan perlu langkah konkret dan kolaboratif untuk menjawab tantangan ketimpangan dan kerentanan sosial di daerah.

Program RTLH menyasar kelompok masyarakat miskin agar memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman. Sementara itu, bantuan sarana dan prasarana perikanan ditujukan untuk mendukung produktivitas nelayan serta menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

“Wilayah pesisir memiliki potensi besar, namun juga tantangan yang tak sedikit. Perlu peran aktif dari semua pihak agar potensi ini bisa dioptimalkan. Program ini diharapkan menjadi titik tolak transformasi sosial dan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Wahid.

Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga kesinambungan program tersebut, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

“Saya berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Riau yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan,” tutupnya.

Program ini disambut antusias oleh warga Dumai, khususnya para penerima bantuan. Mereka mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Provinsi Riau dan berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain yang masih membutuhkan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

32 PMI Deportasi Tiba di Dumai, Pulang dengan Harap Baru Usai Lebaran

13 April 2026 - 13:09 WIB

Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan

12 April 2026 - 16:26 WIB

Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

12 April 2026 - 15:33 WIB

Daerah Dorong Skema Baru, Minta Bagian dari Hasil Penertiban Kawasan Hutan

12 April 2026 - 13:39 WIB

Terkilan

12 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di Minda