Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Advertorial

DPRD Batam Desak Perlindungan Akses Tradisional Suku Laut, Perusahaan Diminta Tak Asal Tutup Pelabuhan

badge-check


					Komisi I DPRD Kota Batam gelar RDPU terkait aduan LSNI atas penutupan akses jalan dan pelabuhan rakyat Pandan Bahari di Kecamatan Batu Aji. F: Ist Perbesar

Komisi I DPRD Kota Batam gelar RDPU terkait aduan LSNI atas penutupan akses jalan dan pelabuhan rakyat Pandan Bahari di Kecamatan Batu Aji. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Komisi I DPRD Kota Batam menegaskan komitmennya membela hak masyarakat adat Suku Laut dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Jumat (1/8/2025). Rapat ini digelar sebagai respons atas aduan Lembaga Suku Laut Nusantara Indonesia (LSNI) mengenai penutupan akses jalan dan pelabuhan rakyat Pandan Bahari di Kecamatan Batu Aji—akses utama warga Suku Laut ke pusat Kota Batam.

Ketua Suku Laut, Sam Palele, hadir langsung dalam forum ini menyampaikan penolakan keras terhadap penutupan pelabuhan oleh perusahaan swasta yang diduga adalah PT Batam Internasional Navale. “Itu pelabuhan dan jalan nenek moyang kami. Kami mohon agar akses itu dikembalikan kepada kami,” ungkap Sam.

Hal senada disampaikan perwakilan LSNI lainnya, Taufik, yang menyatakan bahwa akses sempat dibuka kembali setelah dimediasi kepolisian, namun pelantar labuh tambat perahu sudah dibongkar oleh pihak perusahaan. “Kini kami tak lagi punya fasilitas sandar untuk perahu,” katanya.

Ketidakhadiran pihak PT Batam Internasional Navale dalam RDPU disesalkan oleh Komisi I. Anggota Komisi I DPRD Batam, Muhammad Fadhli, menekankan bahwa akses masyarakat tidak boleh ditutup sembarangan, terlebih bila berada di atas fasilitas umum yang dibangun pemerintah.

“Kalau tidak ada Suku Laut yang mendiami dan membuka Batam sejak dulu, mungkin kita semua tidak akan sampai di sini. Ini bukan sekadar persoalan jalan—ini soal penghargaan terhadap sejarah dan hak masyarakat adat,” ujar Fadhli dengan tegas.

Pihak BP Batam yang hadir dalam forum menjelaskan bahwa pelabuhan Pandan Bahari berdasarkan penelusuran awal tidak termasuk dalam lahan milik PT Batam Internasional Navale. Dengan demikian, perusahaan tidak memiliki dasar hukum untuk melakukan penutupan atau pembongkaran pelabuhan.

Anggota Komisi I lainnya, Tumbur Hutasoit, menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus diutamakan dalam setiap pengambilan kebijakan lahan di Batam. “Tak ada pembangunan yang sah jika mengorbankan masyarakat kecil. Jika perlu, PL perusahaan itu bisa dicabut BP Batam demi masyarakat,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, pihak kepolisian menekankan pentingnya dialog dan penyelesaian secara musyawarah, serta menyeimbangkan antara kebutuhan masyarakat dan investasi.

RDPU ditutup dengan kesimpulan dari Ketua Rapat, Dr. Muhammad Mustofa, bahwa Komisi I akan melakukan tinjauan langsung ke lokasi pelabuhan untuk memastikan status lahan dan legalitas kegiatan perusahaan. “Jika pelabuhan itu fasilitas pemerintah, maka tak boleh ditutup tanpa izin resmi,” katanya. Ia juga meminta BP Batam segera memberikan kejelasan status lahan dan menginstruksikan pihak kecamatan mengusulkan pembangunan pelabuhan rakyat baru untuk warga Suku Laut. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solidaritas Lintas Sumatra, Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Pemulihan Aceh

10 Januari 2026 - 09:51 WIB

DPRD Kota Batam Ikuti Sosialisasi Pokir RKPD 2027 Berbasis Sistem Informasi

10 Januari 2026 - 09:29 WIB

Rapat Paripurna Perdana Tahun 2026, DPRD Langsung Usulkan Ranperda LAM Kota Batam

8 Januari 2026 - 08:32 WIB

Kapolda Kepri Pimpin Sertijab dan Pelantikan Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri

7 Januari 2026 - 11:31 WIB

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 Digelar, DPRD dan Pemko Batam Sepakati Arah Pembangunan

7 Januari 2026 - 08:30 WIB

Trending di Batam