Menu

Mode Gelap
Sapma IPK Riau Berbagi Takjil, Tumbuhkan Kepedulian dan Kebersamaan Ramadan Dirlantas Polda Kepri Tinjau Pos Ops Ketupat Seligi di Karimun, Pastikan Arus Mudik Aman dan Lancar BRK Syariah Gandeng Dharma Wanita Gelar Bazar Sembako Murah untuk Warga Mentangor Alhamdulillah, Dibayar Tanpa Utang, THR ASN Siak 100% dan TPP Berasal Dari APBD Permudah Melintas Pemca Pujud dan Perusahan Aktif Perbaiki Jalan Lintas Yang Rusak Ing H Iskandarsyah Hadiri Pelantikan 2 Komisariat HMI Karimun

Batam

162 Keluarga di Tanjung Banun Resmi Pegang Sertifikat Hak Milik, Kawasan Siap Disulap Jadi Pemukiman Modern

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat tanah disaksikan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di kawasan Tanjung Banun,  Batam. Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat tanah disaksikan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di kawasan Tanjung Banun, Batam.

RiauKepri.com, BATAM — Sebanyak 162 kepala keluarga di kawasan transmigrasi Tanjung Banun, Batam, kini resmi memegang Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan seluas 500 meter persegi per keluarga. Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Selasa (12/8/2025).

Seremoni ini menjadi momen bersejarah bagi warga, menandai kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati sekaligus komitmen pemerintah untuk mengembangkan Tanjung Banun menjadi kawasan transmigrasi modern dan mandiri.

“Ini adalah janji negara yang kini benar-benar diwujudkan. Sarana dan prasarana akan kita lengkapi, dan warga tak perlu lagi merasa ragu,” tegas Amsakar.

Sebelumnya, 68 sertifikat telah dibagikan, disusul 94 sertifikat pada kesempatan kali ini hingga seluruh warga penerima program resmi memiliki dokumen kepemilikan.

Pemerintah pusat dan daerah akan mengembangkan Tanjung Banun sebagai model pemukiman terintegrasi, dengan fasilitas lengkap seperti jalan, listrik, air bersih, sekolah, puskesmas, hingga rumah produksi pengolahan ikan. Bahkan, 200 unit rumah baru, SPBU, perahu nelayan, dan Kampus Patriot berkonsep hybrid juga akan dibangun.

Menteri Iftitah menegaskan program ini merupakan bagian dari Trastuntas—pemberian kepastian hukum atas tanah sekaligus membangun kehidupan berbasis gotong royong. “Transmigrasi bukan hanya soal pindah tempat, tapi menciptakan masa depan yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Warga menyambut antusias kehadiran pemerintah pusat dan daerah. Harapannya, Tanjung Banun segera bertransformasi menjadi permukiman modern yang berdaya saing tinggi. (RK6)

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Buka Bersama PWI Kepri Jadi Ajang Literasi Strategis Bersama Ir. Suryanto

15 Maret 2026 - 21:28 WIB

Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik

15 Maret 2026 - 13:49 WIB

Operasi Ketupat Seligi 2026: Polri Hadir Beri Rasa Aman Bagi Pemudik di Pelabuhan Roro dan Ferry Punggur

15 Maret 2026 - 07:52 WIB

Pimpinan DPRD Batam Gelar RDPU, Bahas Kecelakaan Tugboat di Perairan PT ASL

14 Maret 2026 - 11:07 WIB

Polda Kepri Gelar Bazar Berkah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di HUT ke-21

12 Maret 2026 - 09:13 WIB

Trending di Batam